Ing Ngarsa Sung Pawarta Ing Madya Mangun Karya Tut Wuri Jaya-jaya Wijayanti

our facebook page

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Dilindas Mobil

Dilindas Mobil


Caping Gunung Indonesia - Seorang ibu rumah tangga tewas setelah dilindas mobil di Jalan Kapuk Raya arah Cengkareng tepatnya di RT 014 / RW 05 kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Perempuan bernama Riyanti Setiadi (41) tak dapat diselamatkan. Ia mengalami luka parah di bagian kepala.

Dari laporan kepolisian yang diterima Liputan6.com menyebutkan, kejadian yang berlangsung Rabu (31/8/2016) siang tadi terjadi di tengah-tengah arus lalu lintas yang macet.

Kejadian berawal saat Riyanti yang berkendara motor hendak mendahului sebuah mobil dari sebelah kiri, karena jalan yang macet. Riyanti tak sadar bahwa ruang untuk mendahului makin sempit.

"Mobilnya dari arah Cengkareng arus lalu lintas sedang macet dan padat. Tiba-tiba, sepeda motor ibu ini berusaha mendahului mobil dari sebelah kiri namun pada saat sepeda motor berada disebelah kiri mobil tiba-tiba dia terjatuh ke arah mobil," ujar seorang saksi, Purwadi.

Dari keterangan Purwadi, saat terjatuh ke arah mobil, si sopir tak memperhatikannya. Riyanti langsung dilindas ban mobil bagian belakang sebelah kiri dan mengalami luka di kepala dan meninggal di lokasi kejadian.

Sopir mobil Mitsubishi bernomor B9067 UP yang melindas Riyanti pun kemudian diamankan. Sementara, sang supir, Suryadendi (30) turut dibawa oleh polisi untuk dimintai keterangan.

Sedangkan jenazah Riyanti dibawa ke rumah sakit terdekat dan pihak kepolisian sudah menghubungi keluarga Riyanti yang beralamat di Teluk Gong Blok A9 Nomor 21 RT 03 RW 013, kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.#Lilis_cgo

Share:

Siswi SMP di Tengah Hutan di Tiduri

Atas perbuatannya, pelaku diancam dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancamannya hukuman lima tahun penjara. 
Siswi SMP di Tengah Hutan di Tiduri
Caping Gunung Indonesia - Nahas dialami seorang siswi SMP (14) di Kalimantan Tengah. Dia diperkosa di tengah hutan, saat motor yang dikendarainya mengalami bocor ban, pada malam hari, Sabtu 3 September 2016.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Pol Gusde Wardana mengatakan, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku Imam bepergian. Tiba-tiba, motor mereka mengalami bocor ban di tengah hutan. 

"Dari situ, napfsu bejat Imam muncul dan mencabuli korban di dalam hutan. Perbuatan Imam tersebut kemudian dilaporkan ibu korban," katanya, kepada wartawan, Senin (5/9/2016). 

Atas perbuatannya, pelaku diancam dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancamannya hukuman lima tahun penjara. 

Usai laporan ibu korban, pelaku langsung diamakan di rumahnya. Saat ini, pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi. 

Dalam laporannya, korban mengatakan, korban dan pelaku telah saling mengenal. Pelaku pergi dengan korban melihat lokasi tambang emas, tempat pelaku bekerja. Mereka kemudian pergi dengan berboncengan motor. 

"Dengan hanya menggunakan sebuah motor, dia bersama korban berangkat. Di tengah perjalanan, atau sekitar pukul 19.00 Wib, ban motor mereka gembos. Keduanya lalu beristirahat di pinggir jalan sampai pagi," jelasnya. 

Pada saat istirahat itulah, korban yang masih duduk di bangku SMP di Kota Palangka Raya ini ditiduri. “Tidak ada paksaan ketika melakukan perbuatan itu. Tetapi korban adalah anak di bawah umur,” ungkap Gusde.

Barang bukti yang diamankan berupa handphone, BH, celana dalam, jeans warna biru, kaos dan tas punggung yang semuanya milik korban. Sedangkan dari tangan tersangka diamankan sebuah motor beserta kuncinya. 

Sementara itu, pelaku mengakui perbuatan tersebut. Namun dia menyebut korban sendirilah yang ingin ikut ke tempat kerjanya. “Saya melakukan tidak ada paksaan. Sama-sama suka," pungkasnya.#Lilis_cgo

Share:

Puasa Sebelum Idhul Adha


Puasa Sebelum Idhul Adha

Caping Gunung Indoneresia - Puasa sebelum Idul Adha disebut juga dengan puasa Arafah. Karena dilakukan pada saat jutaan jemaah haji berkumpul melaksanakan wukuf di padang Arafah. Wukuf sendiri merupakan ibadah wajib karena merupakan bagian dari rukun haji yang harus dipenuhi para calon haji.
Wukuf di Arafah yang merupakan puncak penyempurnaan ibadah haji dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah berdasarkan kalender Islam. Pada saat inilah umat muslim yang tidak melaksanakan wukuf dianjurkan untuk berpuasa, termasuk kita yang berada di tanah air.

Niat Puasa Sebelum Idul Adha Bahasa Arab Atau Indonesia?

Masalah bahasa yang kita gunakan untuk berniat juga kadang menjadi perdebatan. Jadi, sebaiknya kita pahami bahwa Allah, Tuhan semesta alam ini, mengerti semua bahasa yang ada di semesta.
Jadi jangan sampai permasalahan bahasa dan niat menjadi kendala bagi kita untuk melaksanakan ibadah. Niat dapat dilakukan dalam hati dan menggunakan bahasa apa saja yang kita mengerti. Namun, jika kita ingin melafalkannya serta menggunakan bahasa Arab, juga tidak ada larangan yang mencegah.
Selamat berpuasa sunnah Idul Adha, jangan lupa bagi yang mampu, sebaiknya berkurban.

Bacaan Niat Puasa Sebelum Idul Adha

Walaupun aga terlambat. Setidaknya mungkin ada yang belum tau dan melihat tulisan saya saat ini.
Bacaan niatnya Puasa Sebelum Idul Adha :

Nawaitu ashoumul arafah lilyaumil ghoddi lillahi Ta’ala
Sedangkan Rasulullah ketika berbuka puasa mengucapkan : “Dzahabaz zhama-u wabtallatil uruuqu watsabatal ajru insya Allah”

Artinya : “Telah hilang dahaga dan telah basah urat2 dan telah tetap pahala insya Allah”
Namun banyak kalangan yang berkata walaupun tidak menggunakan bahasa arab sah saja puasa arafahnya. Dan untuk niat puasa arafah atau bukanya tidak terlalu menitik beratkan pada suatu bacaan tertentu. yang penting niatnya.

Syarat Puasa Sebelum Idul Adha

Secara global, para ulama berselisih pendapat tentang bolehnya berpuasa sunnah sebelum selesai melaksanakan qadla’ (hutang) Ramadhan dalam dua pendapat.
Pertama, boleh berpuasa sunnah sebelum melaksanakan qadla’ Ramadhan. Ini merupakan pendapat Jumhur, baik bolehnya secara global ataupun makruh. Madzab Hanafi membolehkan untuk langsung berpuasa sunnah sebelum melaksanakan qadla’ Ramadhan karena puasa qadla’ tidak wajib untuk disegerakan, bahkan kewajibannya sangat luas (lapang), dan ini merupakan satu riwayat dari Ahmad.
Sedangkan Madhab Maliki dan Syafi’i berpendapat: boleh tapi makruh. Sebabnya, karena menyibukkan diri dengan amal sunnah dari yang qadla’, berupa mengakhirkan yang wajib.
Kedua, haram berpuasa sunnah sebelum melaksanakan qadla’ Ramadhan. Ini merupakan pendapat Madhab Hambali.

Yang shahih dari dua pendapat ini adalah yang menyatakan bolehnya berpuasa Sunnah enam hari di bulan syawal sebelum membayar puasa Ramadhan. Karena waktu (kesempatan) qadla’ (membayar puasa Ramadlan) luas. Sedangkan pendapat yang tidak membolehkan dan menyatakan tidak sah membutuhkan dalil, dan tidak ada satu dalilpun yang bisa dijadikan sandaran untuk hal itu. Sementara dalil yang ada menunjukkan bolehnya untuk melaksanakan puasa sunnah sebelum puasa qadla’, yaitu firman Allah Ta’ala, “. . . Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185) dan hadits Aisyah radliyallaahu ‘anha, “Aku memiliki hutang puasa Ramadlan, tetapi aku tidak sanggup menggantinya kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dan tidak diragukan lagi bahwa Aiysah radliyallaahu ‘anha melaksanakan puasa sunnah di sela-sela tahun itu, dan pastinya perbuatan Aisyah itu diketahui oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam. Ini berarti beliau menyetujuinya.

Hadits puasa sebelum Idul Adha

Puasa sebelum idul adha adalah ibadah yang sangat dianjukan oleh Rasulullah Saw. Bagi kaum muslimin puasa satu hari sebelum lebaran haji ini, hukumnya sunnah muakkad (sangat ditekankan). Artinya, meskipun puasa sebelum hari raya qurban ini bersifat sunnah, namun demikian sangat-sangat dianjurkan dan diutamakan untuk dilaksanakan, strongly recommended!.

Bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa Arafah akan didoakan Nabi Muhammad Saw agar Allah menghapus dosa-dosanya selama dua tahun, yakni; satu tahun sebelum dan satu tahun sesudah. Hal ini berdasarkan hadits Nabi Saw yang artinya:

Puasa satu hari Arafah, aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).
Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam pernah ditanya tentang puasa pada hari ‘Arafah, beliau bersabda: “Ia (Puasa ‘Arafah itu) menggugurkan dosa-dosa satu tahun sebelumnya dan setelahnya.” (HR. Muslim 1162)
Tidak makan dan tidak minum juga dilakukan Rasulullah Saw sebelum melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan. Ini adalah kebiasaan Nabi Saw seperti yang tertuang dalam hadits berikut:
Jika sebelum berangkat shalat Idul Fitri Rasulullah SAW sarapan dahulu maka sebelum shalat Idul Adha, Rasul tidak sarapan dan beliau baru makan sepulang melaksanakan shalat (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Hikmah Puasa Idul Adha

Puasa Idul Adha memiliki hikmah yang sama dengan ibadah puasa lain, baik yang wajib atau sunnah. Hikmah puasa ini berdasarkan pada keterangan dari para ulama, yang tentunya berdasarkan pada Al-Quran dan Hadits. Adapun hikmah puasa di antaranya sebagai berikut:
Proses pendidikan ruhani menuju jalan ketakwaan kepada Allah SWT.
Penahanan diri agar terbiasa tunduk dan patuh kepada setiap perintah-perintah Allah SWT, serta berusaha menjauhi semua larangan-Nya.

Salah satu bentuk ibadah penghambaan diri kepada Allah SWT.
Pendidikan bagi jiwa manusia agar berusaha dalam kesabaran terhadap segala bentuk penderitaan dalam melaksanakan perintah-Nya.
Melatih diri untuk tidak selalu mengikuti setiap bisikan keinginan dan hawa nafsu manusia.
Melatih diri untuk tetap bersikap hidup sebagaimana ajaran-ajaran Islam.
Sarana menumbuhkan dan memupuk sikap rasa kasih sayang kepada sesama manusia.
Menciptakan rasa persaudaraan terhadap orang lain, saling membantu, dan menyantuni orang yang tidak berkecukupan.

Menanamkan rasa takwa kepada Allah SWT, baik dalam keadaan terang-terangan atau sembunyi.
Menjauhkan diri dari akibat dosa-dosa pelanggaran ajaran-ajaran-Nya. Karena puasa merupakan sarana penebusan dosa manusia.
Proses pembelajaran diri untuk melatih peringai dan perilaku moral yang luhur kepada sesama.
Puasa mengajarkan kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, dan tekad kuat dalam melaksanakan setiap pekerjaan.
Ibadah puasa yang dijalani dengan baik membantu manusia untuk berpikir lebih jernih dan tenang.
Mendorong manusia untuk ikut merasakan lapar dan mengajarkan perlunya menjalin solidaritas dengan orang lain.

Anjuran pelaksanaan ibadah puasa Idul Adha berdasarkan pada keterangan hadits riwayat Imam Muslim. Dari Abu Qatadah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa-dosa untuk dua tahun. Setahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.”
Pelaksanaan ibadah puasa harus memenuhi syarat. Berdasarkan pada keumuman pendapat ulama, maka terdapat lima syarat puasa, yaitu: beragama Islam, termasuk usia baligh, berakal yang sehat, mampu melaksanakan puasa, bermukim atau menetap.
Bagi Anda yang akan melaksanakan puasa menjelang Idul Adha, jangan lupa untuk berniat dalam hati sebelum melaksanakannya. Lengkapilah perayaan Idul Adha dengan berkurban untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Semoga segala amal ibadah kita diterima di sisi Allah SWT. Amin!

Jangan Puasa di hari Tasyrik
Selain puasa, beberapa amalan yang dianjurkan dalam rangka merayakan Idul Adha adalah: menggemakan takbir dan menyembelih hewan kurban yang dilaksanankan setelah sholat Id hingga tiga hari setelah 10 Dzulhijjah yakni tanggal: 11, 12 dan 13. Dimana pada hari-hari itu umat Islam diharamkan berpuasa karena merupakan hari Tasyrik.

Rasulullah Saw telah mengutus Abdullah Bin Huzhaqah untuk mengumumkan di Mina: “Kamu dilarang berpuasa pada hari-hari ini (hari tasyrik). Ia adalah hari untuk makan dan minum serta mengingat Allah.” (Hadith Riwayat Imam Ahmad, sanadnya hasan)
Jika puasa sebelum Idul Adha ialah sangat dianjurkan, maka berpuasa pada hari tasyrik adalah dilarang sama halnya dengan puasa di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Rasulullah Saw melarang puasa pada dua hari, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. (Hadith Riwayat Imam Muslim, Ahmad, an-Nasa’ie, Abu Dawud).
Pengertian Tentang Puasa Idul Adha.

Puasa Idul Adha atau Puasa Arafah adalah puasa yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Idul Adha atau Puasa Arafah dinamakan demikian karena saat itu jamaah haji sedang wukuf di terik matahari di padang Arafah. Puasa Idul Adha atau Puasa Arafah ini dianjurkan bagi mereka yang tidak berhaji. Sedangkan yang berhaji tidak disyariatkan puasa ini.
Mengenai hari Arofah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim)
Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hari Arofah adalah hari pembebasan dari api neraka. Pada hari itu, Allah akan membebaskan siapa saja yang sedang wukuf di Arofah dan penduduk negeri kaum muslimin yang tidak melaksanakan wukuf. Oleh karena itu, hari setelah hari Arofah –yaitu hari Idul Adha- adalah hari ‘ied bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Baik yang melaksanakan haji dan yang tidak melaksanakannya sama-sama akan mendapatkan pembebasan dari api neraka dan ampunan pada hari Arofah.” (Lathoif Al Ma’arif, 482)
Mengenai keutamaan Puasa Idul Adha atau puasa Arafah disebutkan dalam hadits Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,


صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).


Ini menunjukkan bahwa Puasa Idul Adha atau puasa Arafah adalah di antara jalan untuk mendapatkan pengampunan di hari Arafah. Hanya sehari puasa, bisa mendapatkan pengampunan dosa untuk dua tahun. Luar biasa fadhilahnya …


Hari Arafah pun merupakan waktu mustajabnya do’a sebagaimana disebutkan dalam hadits,
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arofah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli sya-in qodiir (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu)”.” (HR. Tirmidzi, hasan)
Pengeritan singkat mengenai Idul Adha
Idul Adha
Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.#Lilis_cgo

Share:

Lebih Sukses Thailand dari Indonesia dalam menurunkan Jumlah Perokok


"Perokok di Indonesia saat ini sekitar 36 persen. Trennya terus meningkat, beda dengan Thailand. Prevalensi perokok di Thailand sudah turun," ujar Abdillah dalam peluncuran iklan kampanye 'Rokok Merusak Tubuhmu' di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Caping Gunung Indonesia - Masalah tingginya prevalensi perokok tak cuma dialami oleh Indonesia, tapi juga negara lain seperti Thailand. Bedanya, Thailand sudah lebih unggul.

Disebutkan oleh Wakil Kepala 1 Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan, SE, M.SE, bahwa tren persentase perokok di Indonesia terus meningkat.

Abdillah menuturkan Thailand membutuhkan waktu sekitar 20 persen untuk menurunkan prevalensi perokok 30 persen menjadi 18 persen.

Meskipun demikian, Abdillah menilai produksi rokok di Thailand cenderung stabil dan tidak menurun, seperti yang ditakutkan industri rokok Indonesia. "Kekhawatiran pengendalian rokok akan berdampak pada industri tidak berdasar, lihat saja di Thailand," imbuhnya.

Salah satu cara efektif yang digencarkan oleh pemerintah dunia, termasuk Thailand, untuk menangani tingginya angka perokok yakni dengan menghilangkan iklan rokok di televisi dan menaikkan harga rokok. Langkah ini belum digerakkan di Indonesia, padahal menurut Abdillah langkah ini cukup baik untuk ditiru.#Yunia_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Share:

Ledakan dua bom di pengadilan Pakistan : 12 Orang tewas


Sebelum ledakan di rumah sakit terjadi, seorang pengacara ternama Pakistan Bilal Anwar Kasi, ditembak mati oleh seorang misterius dalam perjalanan ke kompleks pengadilan utama di Quetta.


Caping Gunung Indonesia - Dua bom meledak di luar gedung pengadilan di wilayah barat daya Pakistan hari ini, Jumat (2/9). Akibat ledakan tersebut, sedikitnya 12 orang tewas dan 52 lainnya terluka.

"Sejauh ini, yang kita temukan ada 12 jenazah terdiri dari pengacara, personel polisi dan warga sipil. Di samping ini, kami menyelamatkan 52 orang yang terluka, terdiri dari para pengacara, personel polisi dan warga sipil yang ada di tempat meledaknya bom tersebut," ujar Haris Habib, kepala petugas penyelamatan Kota Marda, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, seperti dikutip dari Reuters.

Bulan lalu, sebuah ledakan bom menewaskan 42 orang di sebuah rumah sakit di Kota Quetta, wilayah barat daya Pakistan. Bom ini juga diduga menyasar para pengacara dan penegak hukum lainnya.

Sebelum ledakan di rumah sakit terjadi, seorang pengacara ternama Pakistan Bilal Anwar Kasi, ditembak mati oleh seorang misterius dalam perjalanan ke kompleks pengadilan utama di Quetta. Saat jenazahnya tiba di rumah sakit, bom itu meledak.

Para pemberontak separatis diduga menjadi dalang serangan. Beberapa yang tewas dalam sebulan terakhir termasuk di antaranya pengacara.#Yunia_cgo
Share:

Pemain Muda Spanyol Menjanjikan

Pemain Muda Spanyol Menjanjikan
pengakuan puas Lopetegui, performa anak asuhnya usai mengalahkan Belgia dengan skor 2-0 pada dini hari tadi, terutama para pemain muda mereka.
Caping Gunung Indonesia - Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui mengaku puas dengan para pemain mudanya pada pertandingan uji coba kontra Belgia baru-baru ini. Lopetegui menilai para pemain mudanya sudah mulai menunjukkan bahwa mereka pantas mengemban tanggung jawab mengenakan jersey timnas Spanyol.

Seperti yang sudah diketahui, Lopetegui membuat sejumlah pergantian dalam skuatnya pada pertandingan kontra Belgia dan Liechtenstein di Jeda International kali ini. Lopetegui memutuskan untuk meninggalkan beberapa pemain senior seperti Iker Casillas dan Cesc Fabregas dan memasukkan nama-nama muda seperti David De Gea, Adria, dan Koke di posisi tersebut.

Lopetegui sendiri mengaku puas dengan performa anak asuhnya usai mengalahkan Belgia dengan skor 2-0 pada dini hari tadi, terutama para pemain muda mereka. "Hari ini kami telah bermain dengan sangat bagus" puji Lopetegui kepada Soccerway.

"Tim kami saat ini jauh lebih berimbang, namun kami sedikit menderita selama pertandingan tadi. Kami harus memberikan terima kasih kami kepada Belgia untuk pertandingan yang bagus ini"

"Sedikit demi sedikit para pemain muda kami sudah mulai mengambil tanggung jawab dalam tim ini. Dalam kehidupan dan sepak bola, semua hal harus berjalan seperti itu" tutup mantan asisten Vicente Del Bosque tersebut
Share:

Terbakarnya Kantor PWI di Garut


Terbakarnya Kantor PWI di Garut

Diduga karena adanya korsleting listrik yang terjadi di Kantor Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). mengakibatkan kebakaran di sebagian ruangan kantor Ketua PWI Garut. Kerugian materi akibat kebakaran itu belum dapat diprediksi.
Caping Gunung Indonesia - Kantor Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (2/9) dini hari, terbakar. Kebakaran itu diduga karena adanya korsleting listrik.

"Ruangan ketua itu terkunci, saya lihat dari kaca, asap pekat sudah menutupi semua ruangan," kata Anggota PWI Kabupaten Garut, Slamet yang kebetulan sedang menginap di Kantor PWI Garut.

Dia mengatakan, saat kejadian sedang terlelap tidur di ruangan lain. Kemudian sejumlah warga yang baru pulang dari masjid memberitahukan ada kepulan asap di dalam kantor.

Slamet yang mendengar ada kebakaran langsung berupaya menyelamatkan barang-barang berharga di dalam kantor itu.

"Komputer langsung saya bawa keluar, barang-barang lainnya juga sama, meskipun kondisi saat itu asap hitam sudah pekat," kata dia seperti diberitakan Antara.

Anggota PWI Garut lainnya, Agus Somantri mengatakan, saat kejadian warga berusaha membantu memadamkan kobaran api. Selanjutnya petugas pemadam kebakaran membantu memadamkan api dan melakukan pendinginan.

"Saat kejadian warga semua membantu memadamkan pakai ember, hingga akhirnya api berhasil padam," tandasnya.

Akibat peristiwa itu, sebagian bangunan dalam ruangan kantor Ketua PWI Garut terbakar, selain itu membakar sejumlah dokumen penting, buku dan peralatan kantor lainnya. Kerugian materi akibat kebakaran itu belum dapat diprediksi, pengurus PWI Garut masih melakukan penghitungan angka kerugiannya.
Share:

Definition List

Unordered List

Support