This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Truk Bermuatan Arak Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas
Keberhasilan Ekonomi Jokowi Bisa Dibuktikan
“Datanya jelas dan bisa diakses siapa saja, asal jangan dipelintir. Semua itu bisa kita buktikan. Ada banyak keberhasilan yang saya catat," ujar Arif di Jakarta, Senin (31/12).
Data yang disampaikan oleh Arif yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), antara lain kenaikan harga yang relatif terjaga. Inflasi hanya dikisaran 3% yang menunjukkan tidak ada gejolak berarti. “Bahkan, di era pemerintahan Presiden Jokowi, harga bahan bakar minyak tidak lagi timpang, karena sudah satu harga di seluruh Indonesia," ulasnya.
Semenjak Maret 2018, tingkat kemiskinan tercatat sebagai yang terendah sepanjang masa, yakni 9,82%. Begitu juga dengan pengangguran terbuka yang hanya 5,13%. Kondisi ini menunjukkan bahwa rakyat semakin sejahtera karena semakin banyak yang bekerja.
Kehidupan warga pun kian terjamin. Pemerintah mendorong program jaminan sosial. Lebih dari 92 juta warga menerima kartu Indonesia sehat (KIS) yang dijamin negara. “Layanan kesehatan semakin merata dan mudah dijangkau,” bebernya.
Dia menambahkan, tingkat pendidikan warga semakin baik. Tingkat harapan lama sekolah sudah mencapai 12,85 tahun. Dari sisi pemerataan, proporsi total kekayaan nasional yang dikuasai 1 dan 10% warga makin berkurang.
Hal ini, ungkap Arif, memperlihatkan bahwa seluruh transformasi struktural yang dilakukan pemerintah pada ujungnya mampu menekan konsentrasi penguasaan aset oleh sekelompok orang.
Bahkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak lagi ada disparitas yang tinggi karena implementasi kebijakan BBM Satu Harga. Selain itu, Arif mengungkapkan, bahwa Presiden Jokowi membuktikan pembangunan infrastruktur terus dilakukan. Begitu juga dengan pembangunan kawasan perbatasan yang telah berjalan, seperti di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Papua.
Hal ini sangat bagus untuk jangka panjang, karena ekonomi wilayah akan bergerak positif. Apalagi, lanjutnya, didorong oleh realisasi kebijakan poros maritim. “Mobilitas warga semakin mudah, ekonomi daerah mulai bergerak dan pada akhirnya akan menopang kesejahteraan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Dalam rangka mendukung perekonomian rakyat, Presiden Jokowi juga merealisasikan kebijakan reforma agraria. Dengan demikian, kata Arif, rakyat memiliki akses terhadap aset, yaitu berupa lahan. Dalam jangka panjang, kebijakan ini akan membantu rakyat semakin berdaya.
“Akses pembiayaan juga terus didorong, misalnya melalui kredit usaha rakyat dengan suku bunga yang rendah, yaitu 7%,” ungkapnya.
Dengan demikian, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diharapkan makin berdaya. Begitu juga dukungan untuk membangun perdesaan, pemerintah terus meningkatkan alokasi dana desa. Jika pada 2018 sebesar Rp60 triliun, maka pada 2019 dianggarkan Rp73 triliun. “Dana itu terutama untuk peningkatan layanan dasar masyarakat,” pungkasnya.
Sumber, Berita Indonesia
Jokowi 2 Hari di Jatim, Bagi Sertifikat dan Resmikan Jembatan
Ini Nih Yang Menyebabkan Resolusi Tahun Baru Sering Gagal
Caping Gunung Indonesia - Tepat pada 1 Januari, Anda telah memasuki tahun yang baru. Ini artinya, Anda pun akan menjalani kehidupan yang baru dengan segala harapan dan tantangan yang berbeda. Rasa khawatir dan penasaran pun menjadi satu faktor yang turut menyiapkan diri Anda untuk melangkah maju.
Salah satu hal yang juga bisa Anda lakukan adalah dengan mulai menjalankan resolusi yang telah dibuat sebelumnya dengan bersemangat. Sayangnya, semangat ini sering tidak bertahan lama, atau hanya berlangsung selama beberapa bulan di awal saja.
Berbagai hal yang masuk dalam resolusi Anda pun menjadi gagal terlaksana. Sebenarnya, kenapa hal ini bisa terjadi? “Sebab kita sangat buruk dalam mengatur tujuan yang masuk akal,” ujar Amy Cuddy, psikolog sosial dari Harvard Business School, AS, dan penulis buku Presence.
Membuat tujuan yang baru namun tidak masuk akal hanya akan membuat tubuh dipenuhi perasaan gelisah. Hal itu pun cenderung menurunkan harga diri Anda yang melakukan. Amy pun menjelaskan empat kesalahan yang membuat resolusi tidak terwujud dan bisa Anda hindari:
Penuh Energi Negatif
Resolusi yang dibuat sering terfokus pada hal apa yang ingin diubah dari diri sendiri. Atau bahkan hanya melihat dari sisi yang tidak disukai dari pribadi Anda. Ketika hal ini dilakukan, maka Anda hanya mengeluarkan emosi negatif saja.Hal ini memang bisa menjadi motivasi, tetapi kebanyakan tidak. Maka, ubahlah resolusi seperti “Saya akan berhenti makan makanan instan” dengan “Saya akan konsumsi makanan lebih sehat!”. Kata-kata tersebut akan tetap memotivasi dan membuat Moms lebih positif.
Fokus pada Hasil, Bukan Proses
Jangan pernah membandingkan resolusi yang dibuat dengan kondisi yang dihadapi saat menjalaninya. Misalnya, saat Anda ingin rutin bersepeda dengan jarak 15 kilometer, namun kenyataannya hanya tercapai 12 kilometer saja di percobaan pertama.Sebenarnya hal ini patut dibanggakan, tetapi karena hasil yang dicapai tidak sesuai dengan tujuan, maka Anda langsung menyerah dan enggan melakukannya lagi. Yang tepat, Anda harus menikmati dan menghargai proses, sehingga tujuan yang sudah ditulis pun bisa diraih meski membutuhkan waktu.
Resolusi Terlalu Besar atau Menjiplak
Moms, ingatlah bahwa sekecil apa pun perubahan yang terjadi dan menjadi satu kebiasaan yang positif sangat mempengaruhi hidup Anda. Jadi, usahakan untuk tidak membuat resolusi yang terlalu besar sejak awal. Buatlah yang masuk akal dan pasti bisa Anda lakukan dalam satu atau dua tahun ke depan.Jangan juga meniru resolusi orang lain, karena kemampuan Anda dengan mereka berbeda. Tujuan yang ingin diraih pun tidak akan sama setiap orang. Jika resolusi tersebut tidak tercapai, maka Anda akan langsung merasa gagal dan hal ini memberikan aura negatif untuk ke depannya.
Kecil Tapi Banyak
Memang, resolusi yang kecil akan terasa lebih mudah dan efektif untuk dicapai. Namun, hal tersebut menjadi mustahil jika Anda memutuskan untuk langsung melakukan hingga 10 resolusi kecil dalam sekali waktu.American Psychological Association (APA) menyarankan, tahap awal yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah satu kebiasaan buruk terlebih dahulu. Seperti lebih rajin minum air putih hingga 8 gelas sehari agar tubuh menjadi lebih sehat dan segar. #nurul_cgo
Sumber, Berota Indonesia
Waspada Bakteri
Mandi merupakan kegiatan utama jika Anda ingin menjaga kebersihan diri sendiri, terutama tubuh dari bakteri, kuman, virus dan lain sebagainya yang bisa menyebabkan penyakit.
Dalam hal ini, Anda juga perlu memerhatikan handuk yang Anda pakai setiap kali mandi. Kapan sebaiknya handuk perlu dicuci setelah dipakai?
Pertama-tama, tidak ramah lingkungan untuk mencuci handuk Anda di mesin cuci setelah setiap kali digunakan. Namun di sisi lain, handuk basah Anda juga sangat populer dengan bakteri.
Rupanya, itu adalah tempat berkembang biak yang ideal untuk E.coli, ragi dan jamur.
"Orang-orang sebaiknya mencuci handuk setelah menggunakannya tiga kali," kata ahli mikrobiologi dan ahli patologi, Philip Tierno, seperti dilansir laman MSN.
Penting juga untuk memastikan handuk Anda bisa kering dengan benar. Anda bisa menggunakan bingkai pengeringan yang dipanaskan atau menggantung handuk di luar pada jemuran. Jika Anda kebetulan tinggal di rumah tempat berbagi handuk merajalela, ahli mikrobiologi memperingatkan bahwa flu dan penyakit lain bisa menyebar lebih cepat dengan cara itu, jadi sebaiknya jangan berbagi. #nurul_cgo
Lagi-lagi, Selfi Berujung Maut
Caping Gunung Indonesia - Tiga wisatawan tewas tenggelam saat berwisata di air terjun Jurug Gue Trenggalek. Para korban adalah bapak dan kedua anaknya. Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Brian Gautama membenarkan kejadian tersebut. Saat ini petugas gabungan dan warga telah berhasil mengevakuasi para korban dan dibawa ke layanan kesehatan.
Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan berdasarkan keterangan dari korban selamat Dumani (36) warga Dusun Sugihan, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Trenggalek, saat itu keluarga korban berwisata di Jurug Gue di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh.
"Mereka datang berenam ke Jurug Gue, yaitu ibu Dumani (36) dan suaminya Joko Susapto (34), kemudian anaknya Arinda (12), Faiz (10) serta dua anaknya yang kembar Kalia dan Kalista (2)," kata Sumi Andana, Selasa (1/1/2018). Menurutnya, setelah puas menikmati pemandangan di wisata destinasi wisata lokal tersebut, keenam anggota keluarga korban melakukan swafoto, saat itu Joko Susapto menggendong kedua anak kembarnya. Namun pada saat yang bersamaan tiba-tiba Joko terpeleset sehingga terjatuh pada kubangan yang ada di bawah air terjun.
"Mengetahui hal itu, Dumani langsung menceburkan diri ke air untuk menyelamatkan kedua anak kembar dan suaminya. Dia memang tidak bisa berenang namun sekuat tenaga berusaha menyelamatkan keluarganya," ujarnya.
Pada saat yang bersamaan tanpa disadari oleh Dumani, kedua anaknya yang dewasa Arinda dan Faiz ikut menceburkan diri ke sungai dengan tujuan ikut menyelamatkan ayah dan adiknya. Namun nahas, anak pertama dan kedua tersebut justru ikut tenggelam dan meninggal dunia, sedangkan Joko Susapto juga tidak berhasil diselamatkan. "Sedangkan kedua anak kembar berhasil diselamatkan, mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit, karena salah satu anak kembar tersebut harus menjalani perawatan instensif lantaran terbentur batu saat terjatuh," imbuh Sumi Andana. #nurul_cgo
Warga Trenggalek Cabuli Bocah Yatim Piatu
Caping Gunung Indonesia - Seorang pria diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur diamankan Polres Trenggalek. Parahnya korban merupakan tetangganya sendiri dan berstatus yatim piatu.
Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra, mengatakan tersangka pencabulan adalah CA (50) warga Kecamatan Gandusari, Trenggalek. Sedangkan korbannya adalah tetangganya sendiri yang masih berusia 7 tahun.
"Kejadian tersebut dilakukan pelaku kepada korban sekitar awal Desember yang lalu. Korban diajak oleh pelaku berkunjung ke rumahnya. Selanjutnya pelaku merayu korban dan mengiming-imingi dengan sejumlah uang," kata Didit Bambang, Selasa (18/12/2018). Dari hasil pemeriksaan para saksi, terbongkarnya aksi bejat pelaku berawal saat kakek korban mencari keberadaan cucunya. Saat itu salah seorang tetangganya memberitahu jika korban dibawa oleh pelaku ke rumahnya.Kakek korban selanjutnya langsung bergegas ke rumah CA untuk mencari cucunya. Di dalam rumah tersebut korban ditemukan sedang tertidur di dalam kamar dalam posisi terkurap, sehingga langsung dibawa pulang.
"Keesokan harinya, korban mengeluh sakit saat buang air kecil. Mengetahui kondisi tersebut korban kemudian diperiksakan ke salah satu petugas medis, saat itulah korban ini mengaku telah diberi uang Rp10 ribu dan diajak ke rumah pelaku dan diminta tidur di atas tempat tidur serta diduga terjadi tindak asusila itu," ujar Didit.
Orang nomor satu di Polres Trenggalek tersebut mengaku dugaan aksi tindak asusila tersebut juga dibuktikan dengan keterangan sejumlah saksi serta bukti visum yang dilakukan oleh tim medis.
Bahkah tersangka sempat berusaha menyela saat kapolres tengah memberikan pernyataan pers kepada wartawan tentang kronologi dugaan pencabulan. "Kulo mboten," ujar CA lagi. Sementara Kasatreskrim AKP Sumi Andana mengkui jika tersangka CA membantah melakukan aksi pencabulan terhadap korban. Meski begitu, polisi memastikan memiliki alat bukti yang kuat untuk memproses CA sesuai Undang-undang yang berlaku.
"Iya, dia membantah, ya tidak apa-apa itu hak dia, tapi dari dari keterangan para saksi tidak demikian, selain itu juga ada bukti dari visum medis," kata Sumi Andana.
Saat ini pelaku ditahan di Polres Trenggalek dan dijerat dengan pasal 82 KUHP dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman minimal lima tahun maksimal 15 tahun serta denda maksimal Rp 5 miliar. #nurul_cgo



















