Ing Ngarsa Sung Pawarta Ing Madya Mangun Karya Tut Wuri Jaya-jaya Wijayanti

our facebook page

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kisah Mantan Pengikut ISIS 300 Hari Bertaruh Nyawa di Suriah



Caping Gunung Indonesia - Kisah dramatis Febri Ramdani dimulai sejak 31 Juli 2015. Kala itu sang ibu bersama kakak perempuan satu-satunya meninggalkan rumah. Dalih yang disampaikan ke luar kota untuk mengobati penyakit kakaknya. Tapi 2-3 hari, sepekan, hingga berbulan kemudian keduanya tak kembali tanpa kabar. 

Tak cuma cemas, Febri pun mulai depresi hidup seorang diri. Apalagi om-tante dan kerabat lainnya pun mendadak menutup diri. Tak satu pun dari mereka yang bisa dihubungi. Febri hidup sebatang kara di kawasan Jakarta Selatan. 

Ketika mengutak-atik komputer, lelaki kelahiran Jakarta 19 Februari 1994 itu curiga. Ibu dan keluarga besarnya bukan ke luar kota tapi ke luar negeri. Dari jejak di komputer terbaca situs-situs biro wisata dengan tujuan Turki. Juga promosi pemerintahan ISIS di bawah kendali Abu Bakr Al-Baghdadi. Sebuah negeri bak surga dengan penerapan syariat Islamnya. Kontras dengan kondisi perekonomian keluarga Febri yang sedang terpuruk.


"Saya pribadi nggak percaya soal kehidupan yang serba indah di Suriah. Tapi ketika menemukan situs-situs yang mempromosikan itu, akhirnya tergoda juga," ujarnya.

Tapi alasan terkuat yang mendorongnya untuk ke Suriah adalah kerinduannya kepada sosok ibu. "Saya kangen ibu, mau menebus kesalahan. Karena sebelum pergi, saya sempat marahan lah sama ibu," imbuhnya. 

Dengan menjual semua barang yang ada di rumah, pada September 2016 Febri pun nekad menyusul mereka. Setelah sepekan berada di Turki dan berlagak hidup ala turis, dia mendapatkan penghubung yang membawanya ke perbatasan Suriah. Di sana sudah ada beberapa orang asing dari Eropa Timur yang punya tujuan sama. Sebelum naik ke bus, semua identitas dan perbekalan harus ditinggal. 

"Saya cuma bawa barang satu ransel. Selebihnya disita di perbatasan," ujar Febri.

Rupanya Febri dan rombongan masuk perangkap salah satu faksi ISIS. Selama sebulan mereka ditahan dan menghadapi sejumlah intimidasi agar mau ikut berperang. "Mereka terus membujuk kami sambil mengintimidasi, kalau tidak mau akan dibunuh, dipenggal," ujar Febri.Dari situ perjalanan berlanjut ke daerah lain, hingga tiba di Raqqah. 

Di kota ini ternyata ada orang Indonesia yang menjadi pengurus salah satu faksi ISIS. Dari WNI itulah Febri akhirnya bisa bertemu ibu dan keluarga besarnya. Tapi dengan syarat: cuma boleh dua hari, setelah itu harus ikut pelatihan militer. Febri beruntung. Kondisi fisik dan kesehatannya ringkih. Diare dan muntah-muntah kerap menimpanya. Ia pun lolos dari kewajiban latihan militer karena 'berkah' tersebut.


Soal lika-liku perjalanannya bertaruh nyawa masuk ke wilayah yang dikuasai ISIS, ia paparkan dalam memoar bertajuk "300 Hari di Bumi Syam: Perjalanan Seorang Mantan Pengikuti ISIS". Buku itu diluncurkan dan dibedah Yon Mahmudi, PhD, Ketua Prodi Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam UI, serta pengamat Timur Tengah dan Terorisme M. Syauqillah, PhD. 

Singkat cerita, setelah lolos dari satu faksi ke faksi lain di wilayah ISIS, Febri dan keluarga berhasil menyusup ke perbatasan untuk menyerahkan diri ke SDF (Syirian Democratic Forces). Mereka ditahan selama dua bulan sebelum diserahkan ke UNHCR dan perwakilan Indonesia di Irak. Febri bersama ibu dan 16 orang kerabatnya tiba di Jakarta pada 13 Agustus 2017. Selama sebulan mereka mengikuti program deradikalisasi oleh BNPT di Sentul. 

"BNPT membantu kami kembali ke masyarakat dan diterima dengan baik. Kalau pun ada yang menghujat, itu cuma di internet aja," ujar Febri.


Kini ia melanjutkan kuliah di fakultas sastra sebuah perguruan tinggi swasta. Di sela kuliah dia juga aktif menyerukan perdamaian lewat sebuah LSM yang didirikan aktivis Noor Huda Ismail. 
Simak selengkapnya kisah Febri Ramadan selama 300 hari tinggal di wilayah ISIS dalam program Blak-blakan, "Tertipu Janji Surga ISIS", Jumat, 14 Februari 2020. #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia 
.
Share:

Lucinta Luna, Tramadol, dan Cangkok Rahim

Lucinta Luna, Tramadol, dan Cangkok Rahim

Caping Gunung Indonesia - Aktris cantik Lucinta Luna yang kini diamankan polisi karena mengonsumsi narkoba sempat membuat publik heboh karena tingkahnya. Sebelumnya, ia mengaku rutin menstruasi setiap bulan.

Jika benar itu terjadi, tentunya harus ada proses cangkok rahim yang dilakukan. Apakah cangkok rahim prosedurnya memang mudah?

Menanggapi hal ini, Dr dr Kanadi Sumapraja SpOG-KFER, MSc dari Rumah Sakit Pondok Indah menjelaskan riset terkait transplantasi rahim sampai saat ini masih terbilang sedikit.



"Sekali lagi kita harus melihat apakah betul sampai seperti itu. Karena sekali lagi kalau operasi rekonstruksi itu tidak begitu mudah ya untuk membuat vagina dan kemudian rahim, seperti itu, rahimnya juga darimana. Itu kan harus dilihat juga kesesuaiannya, kenapa kalau transplantasi itu harus datang dari ibunya, karena masalah kesesuaian, semakin jauh semakin tidak punya hubungan keluarga antara donor dan resipien, itu semakin tinggi kemungkinan proses penolakannya. Jadi artinya kita harus melihat secara jernih, transplantasi rahim di Indonesia belum pernah dilakukan," jelasnya saat ditemui di SEIA Restaurant, Jakarta, Kamis (13/2/2020).


Bukan hanya soal cangkok rahimnya, tapi obat tramadol yang diamankan polisi dari Lucinta Luna pun membuat heboh. Apakah tramadol termasuk narkotika atau psikotropika?

Undang-undang (UU) No 35/2009 mendefinisikan narkotika sebagai zat atau obat yang berasal dari tanaman dan bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Jenis-jenis narkotika oleh UU tersebut dibagi menjadi golongan I, II, dan III. Lampiran UU 35/2009 tentang narkotika tidak mencantumkan Tramadol dalam penggolongan tersebut.

Sedangkan psikotropika didefinisikan oleh UU UU No 5/1997 didefinisikan sebagai zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.


Penggolongan psiktropika yang terlampir dalam UU tersebut juga tidak mencantumkan Tramadol di dalamnya. Lalu termasuk 'narkoba' jenis apakah Tramadol ini?

Regulasi tentang Tramadol ternyata bisa ditemukan dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No 10/2019 tentang Pedoman Pengelolaan Obat-obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan. Termasuk dalam kriteria Obat-obat Tertentu (OOT) menurut peraturan ini adalah:

1. tramadol;
2. triheksifenidil;
3. klorpromazin;
4. amitriptilin;
5. haloperidol; dan/atau
6. dekstrometorfan.

Obat-obat dalam golongan OOT di atas tidak termasuk dalam golongan narkotika maupun psikotropika, tetapi sama-sama bekerja di sistem susunan saraf pusat. Penyalahgunaan obat-obat tersebut bisa menyebabkan ketergantungan dan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Istilah 'narkoba' sendiri bukanlah istilah resmi yang digunakan dalam regulasi manapun. Orang awam menggunakannya sebagai sebutan untuk zat-zat terlarang yang antara lain mencakup NAR-kotika, psi-KO-tropika, dan o-BA-t berbahaya. Disingkat: NARKOBA.  #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia 
Share:

Gemuruh Merapi Erupsi Terdengar di Setabelan


Gemuruh Merapi Erupsi Terdengar di Setabelan

Caping Gunung Indonesia - Gunung Merapi kembali mengalami erupsi freatik pagi ini. Warga yang bermukim sekitar 3,5 km dari puncak Gunung Merapi di Boyolali sempat mendengar suara gemuruh. 

"Iya mendengar suara gemuruh kurang lebih 2-3 menit mas," kata Kepala Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Maryanto, Kamis (13/2/2020) pagi. 

Warga di dukuh tersebut mendengar jelas suara gemuruh saat terjadi letusan freatik. Pasalnya, dukuh itu jaraknya dekat denģan puncak Gunung Merapi, yaitu sekitar 3,5 kilometer.

Meski Gunung Merapi meletus, kata Maryanto, tidak sampai mengganggu aktivitas warga setempat. Warga yang mayoritas bekerja sebagai petani tetap beraktivitas pagi seperti biasanya. 

"Alhamdulillah normal," ujarnya.

Dikemukakan Maryanto, akibat letusan yang terjadi tadi pagi ini, di wilayahnya belum ada tanda-tanda turunnya hujan abu.


Gunung Merapi mengalami erupsi freatik sekitar pukul 05.16 WIB tadi. Tinggi kolom mencapai 2.000 meter. Gunung Merapi kini masih dalam status waspada.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia
Share:

Terungkapnya Identitas Asli Lucinta Luna Dan Sang Pacar


Terungkapnya Identitas Asli Lucinta Luna Dan Sang Pacar
Dalam akun Instagramnya, Lucinta Luna kerap mem-posting kebersamaannya dengan Abash. Lucinta Luna menyebut Abash sebagai 'my future husband'.
Desas-desus soal jati diri Abash ini terungkap oleh netizen. Beberapa netizen menyebut Abash adalah seorang perempuan tulen dengan nama asli Diah Ayu Ashari alias Esther
Caping Gunung Indonesia - Penangkapan Lucinta Luna terkait kasus narkoba turut mengungkap identitas kekasihnya, Abash. Abash ternyata seorang perempuan bernama asli Diah Ayu Ashari (DAA).
Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat menggelar jumpa pers di Polres Jakarta Barat. Yusri awalnya mengungkap ada 4 orang yang diamankan Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat dari sebuah apartemen di Jakarta Pusat.
"Empat orang diamankan, pertama inisial LL (Lucinta Luna) alias AP (Ayluna Putri) alias MF (Muhammad Fatah), kemudian yang kedua inisialnya NHN, lalu DAA (Diah Ayu Ashari) dan keempat HD. HD dan NHAM laki-laki, DAA perempuan. Empat orang yang berada di kamar tersebut," terang Yusri kepada wartawan di Polres Jakarta Barat, Jl S Parman, Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020).
Kasus ini juga membongkar rumors soal Lucinta Luna merupakan seorang transgender, yang selama ini mengemuka di media sosial. Dalam kesempatan ini, Yusri mengungkap bahwa Lucinta Luna memiliki 'dua jenis kelamin berbeda' pada identitasnya.
Yusri menjelaskan soal kelamin Lucinta Luna sekaligus menjawab banyaknya pertanyaan soal penempatan Lucinta Luna, di sel laki-laki atau perempuan.
"Lalu nanti masuk sel yang mana, di dalam KTP-nya tertera yang bersangkutan (Lucinta Luna) ini adalah perempuan, tapi paspornya laki-laki," kata Yusri.
Meski ada pengakuan bahwa Lucinta Luna adalah seorang perempuan, tetapi polisi perlu bukti lain untuk memperkuat pengakuan Lucinta Luna ini. Hal ini nantinya akan mendasari polisi saat menempatkan Lucinta Luna di tahanan.
"Tetapi kita harus punya dasar. Keterangannya dari pengacara katanya sudah ada putusan pengadilan. Hari ini kami menunggu dari pengacara. Putusan pengadilan itu yang masih kita tunggu hari ini," papar Yusri.
Sebelumnya, Kanit 2 Satuan Narkoba Polda Metro Jaya AKP Maulana Muqarom juga mengungkap bahwa Abash--yang diakui Lucinta Luna sebagai pasangannya--adalah seorang perempuan. Hal ini diketahui polisi dari kartu tanda penduduk (KTP) Abash.
"Pasangannya itu Diah Ayu Ashari alias Abash," kata Kanit 2 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Maulana Muqarom , Selasa (11/2/2020).
Saat ditanya soal jenis kelamin Diah Ayu Ashari alias Abash, Maulana menjawab, "Kalau di KTP sih perempuan."
Dalam akun Instagramnya, Lucinta Luna kerap mem-posting kebersamaannya dengan Abash. Lucinta Luna menyebut Abash sebagai 'my future husband'.
Desas-desus soal jati diri Abash ini terungkap oleh netizen. Beberapa netizen menyebut Abash adalah seorang perempuan tulen dengan nama asli Diah Ayu Ashari alias Esther.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia 
Share:

6 Orang Di Singapura Sudah Sembuh Dari Corona

6 Orang Di Singapura Sudah Sembuh Dari Corona

 seorang kakek berumur 71 tahun dan seorang pekerja asal Bangladesh termasuk di antara tiga kasus baru terkonfirmasi corona tersebut. Pasien lainnya adalah seorang pria Singapura berumur 54 tahun yang bekerja di Resorts World Sentosa.
Caping Gunung Indonesia - Jumlah kasus virus corona terus bertambah di Singapura. Tiga kasus baru dilaporkan pada Minggu (9/2) sehingga jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di negeri Singa itu telah bertambah menjadi 43 kasus.

Kementerian Kesehatan Singapura dalam laporan terbarunya menyatakan seperti dilansir media The Straits Times, Senin (10/2/2020), seorang kakek berumur 71 tahun dan seorang pekerja asal Bangladesh termasuk di antara tiga kasus baru terkonfirmasi corona tersebut. Pasien lainnya adalah seorang pria Singapura berumur 54 tahun yang bekerja di Resorts World Sentosa.

Ketiga penderita corona itu diketahui tidak memiliki kaitan dengan pasien corona sebelumnya. Ketiganya juga diketahui tidak bepergian ke China sebelumnya.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan bahwa jumlah orang yang terinfeksi coronavirus sejauh ini tercatat sebanyak 43 orang. Disebutkan kementerian, enam orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis dan tengah dirawat di ruang ICU. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya empat pasien yang berada dalam kondisi kritis.Sementara itu, empat pasien corona telah dinyatakan sembuh dan dibolehkan meninggalkan rumah sakit. Sehingga dengan demikian, sejauh ini total enam pasien corona telah dinyatakan sembuh.
Sebelumnya, pemerintah Singapura menaikkan level waspada virus corona ke level oranye, atau satu level lagi sebelum mencapai level tertinggi, merah. Level oranye ini pernah diberlakukan Singapura ketika wabah SARS melanda pada tahun 2003 lalu. Level oranye ini mengindikasikan virus corona adalah parah dan menular dengan mudah antarmanusia.

Pengumuman itu sempat memicu kepanikan di negara kota berpenduduk sekitar 5,7 juta jiwa itu. Seperti dilansir kantor berita AFP, banyak warga berbondong-bondong membeli keperluan dasar seperti beras, mie dan tisu toilet.Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan rak-rak kosong di sejumlah toko dan supermarket, troli belanjaan yang dipenuhi barang-barang dan antrean panjang di kasir-kasir.

"Saya khawatir jika mereka semakin meningkatkan level siaga, kami tidak akan bisa keluar," kata seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada AFP setelah meninggalkan toko kelontong.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia 
Share:

Akankah Bu Risma Membuka Pintu Maaf Untuk Penghinanya Di Medsos?

Akankah Bu Risma Membuka Pintu Maaf Untuk Penghinanya Di Medsos?

Bahkan suaminya, Daru Asmara Jaya, sengaja mengajak anak bungsunya ke Surabaya ikut mendampingi istrinya. Daru mengatakan apa yang dilakukan istrinya merupakan kesalahan. Karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Surabaya, khususnya kepada Risma.

Caping gunung Indonesia - Zikria, tersangka penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, berkali-kali meminta maaf dan menyesali perbuatannya. Perempuan 43 tahun asal Bogor itu mengaku khilaf dan pada dasarnya tidak punya niat menghina Risma.

Bahkan suaminya, Daru Asmara Jaya, sengaja mengajak anak bungsunya ke Surabaya ikut mendampingi istrinya. Daru mengatakan apa yang dilakukan istrinya merupakan kesalahan. Karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Surabaya, khususnya kepada Risma.

"Ya apa pun itu tetap salah. Tapi yang perlu ini kan permintaan maaf ke Bu Risma khususnya dan masyarakat Surabaya secara umumnya," ujar Daru.

Di hadapan polisi Polrestabes Surabaya dan wartawan, ibu rumah tangga tersebut mengaku khilaf.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya selaku Zikria sangat... sangat... sangat menyesali apa yang telah saya lakukan ini. Karena pada dasarnya saya tidak punya berniat untuk menghina Bunda Risma. Hanya karena dunia maya-lah yang membuat saya terpicu. Penghinaan satu sama lain yang dituju pada saya bermain di media sosial itu. Tapi saya berusaha berusaha menunjukkan siapa diri saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya pikirkan," ujarnya.

"Saya cuma ibu rumah tangga biasa, sampai saya ketakutan. Anak-anak saya diteror, anak-anak saya diancam, saya sendiri di-bully. Ini cukup jadi pelajaran bagi saya. Terlebih lagi kepada Bunda Risma. Saya tidak kenal dengan Ibu Risma. Saya mohon maaf, Bunda. Saya mohon maaf. Tolong maafkan saya atas kelakuan apa yang saya sudah perbuat," tambahnya.

"Saya selaku Zikria sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Karena pada dasarnya saya tidak punya niat untuk menghina Bunda Risma," kata Zikria saat dihadirkan di Polrestabes Surabaya.


Sambil terus meratap, Zikria menyebut dunia maya-lah yang membuat ia terpicu mem-posting hinaan itu. Ia sendiri ingin membuktikan bahwa ia bukan seperti yang dipikirkan oleh masyarakat Surabaya saat ini.

"Hanya karena dunia maya-lah yang membuat saya terpicu. Tapi saya berusaha menunjukkan siapa diri saya. Saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya pikirkan," tandas Zikria.

Zikria ditangkap pada Jumat (31/1) karena laporan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Zikria mem-posting dua unggahan yang bernada menghina Risma dalam Facebook dengan akun Zikria Dzatil.

Zikria diamankan di rumahnya di Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor.

Akankah Risma memaafkan penghinanya?#nur_cgo
Sumber, Berita Indonesia 
Share:

King Of The King Jadi Tersangka Akhirnya

 King Of The King Jadi Tersangka Akhirnya
                                                                                                                                                                                                    
"Tidak ada kerajaan dan orang yang masang (spanduk) ini sendiri tidak tahu bagaimana bentuknya King of the King itu," jelas Kombes Sugeng , Selasa (28/1/2020).
Caping Gunung Indonesia - Polisi akhirnya meningkatkan status pimpinan King of The King Kota Tangerang. Polisi menetapkan dua orang pimpinan King of The King Tangerang sebagai tersangka.

"Dua orang dipanggil, dilakukan pemeriksaan si Ketua IMB wilayah Banten dan wilayah Tanggerang sebagai terlapor, statusnya sudah naik ke tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Hanya, Yusri tidak memberikan informasi identitas kedua orang tersebut. Yusri menyebut kedua orang tersebut saat ini masih diperiksa di Polres Metro Tangerang Kota.

Yusri mengatakan peningkatan status tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara, penyidik menyimpulkan adanya unsur pidana terkait kemunculan King of The king Kota Tangerang itu.

Ysuri mengatakan, kedua pimpinan itu dijerat dengan pasal penyebaran berita bohong. Hanya saja, Yusri tidak menyebutkan identitas kedua tersangka itu.

"Hasil gelar perkara sudah dianggap bahwa sudah memenuhi unsur tentang (menyebarkan) berita bohong, sehingga dinaikan ke proses sidik," lanjutnya.

Polisi telah memeriksa saksi-saksi terkait kasus itu. Sejumlah ahli juga dimintai keterangan oleh polisi dalam penyidikan kasus itu.

"Pelapor sudah diperiksa, saksi ada empat, saksi ahli pidana, ahli bahasa. Pasalnya tentang berita bohong," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Haryanto mengatakan, pihaknya belum menemukan unsur pidana terkait pemasangan spandung King of The King di Kota Tangerang. Sugeng juga memastikan tidak ada kerajaan terkait kemunculan perkumpulan tersebut.

"Tidak ada kerajaan dan orang yang masang (spanduk) ini sendiri tidak tahu bagaimana bentuknya King of the King itu," jelas Kombes Sugeng , Selasa (28/1/2020).

Polisi juga sebelumnya telah memeriksa Prapto yang mengklaim sebagai perwakilan King of The King Kota Tangerang. Kepada polisi, Pranoto mengungkap dirinya sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Syrus di rumahnya di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dalam pertemuan itu, Syrus menyinggung akan adanya pencairan aset untuk melunasi utang-utang negara.

"Pengakuan Prapto ini kita mau bikin ini, tolong pasangin ini nanti kamu dapat bagian. Tapi dalam bentuk bagaimana bayar utang juga tidak jelas," lanjut Sugeng.

Kemunculan King of The King Kota Tangerang ini sempat membuat heboh setelah sebuah spanduk besar dibentangkan di wilayah Kota Tangerang. Spanduk itu mulai muncul di Jl Maulana Hasanudin, Cipondoh, Tangerang pada 21 Januari 2020. Setelah spanduk pertama dicopot, spanduk serupa kemudian muncul lagi di Jl Benteng Betawi, Poris Plawad, Kota Tangerang.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Selamat Datang di Kota Tangerang King of The King. YM Soekarno, Mr Dony Pedro. Preisden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI. Pembukaan Aset Amanah Allah SWT Allahu Akbar Yang Maha Agung Pada Tanggal 25 November 2019 s/d 30 Maret 2020 untuk Melunasi Seluruh Hutang-Hutang Negara, Menyelesaikan dan Melaksanakan Dana Ampera, Menuju Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (KNKRI)" demikian isi spanduk itu.#nur_cgo
 
Sumber, Berita Indonesia
Share:

Definition List

Unordered List

Support