Ing Ngarsa Sung Pawarta Ing Madya Mangun Karya Tut Wuri Jaya-jaya Wijayanti

our facebook page

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Penguburan Sang Nenek Tanpa Tamu,30 Relawan Datang Setelah Di Panggil Lewat Via FB

Caping Gunung Indonesia-Tak kurang dari 30 orang memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah seorang wanita dalam sebuah prosesi pemakaman di Orangetown, New York, Amerika Serikat.

30-an orang itu muncul ke pemakaman itu merespons panggilan melalui akun Facebook.
   Disebutkan ada sebuah prosesi pemakaman di pinggiran Kota New York yang harus digelar, namun tak ada satu orang pun yang hadir membantu.Orang-orang asing itu tak cuma hadir, tapi juga membantu mengangkat peti mati dari jenazah bernama Francine Stein itu.
   Para relawan itu bahkan membantu penggalian liang lahad, sebelum upacara pemakaman yang berlangsung Rabu lalu di kompleks pemakaman di Orangetown.
Tercatat, Stein wafat pada usia 83 tahun.
   Seorang Pendeta Yahudi Elchanan Weinbach yang memimpin upacara pemakaman itu mengatakan, tak ada pidato dalam pemakaman itu. Sebab, tak satu pun orang di sana yang mengenai siapa Stein.Ada informasi bahwa Stein dulunya adalah seorang musisi dan pernah mengajar di the Julliard School.
   Panggilan untuk para tenaga sukarela itu muncul di akunFacebook milik anak perempuan Weinbach.Salah satu perempuan yang hadir dalam pemakaman itu mengaku kedatangannya didasari pemahaman atas nilai sederhana dari kemanusiaan.#apricgo  



sumber, Berita Inndonesia
Share:

Harga Rokok Akan Menjadi 50 Ribu Perbungkus, Masih Mau Merokok?war

Caping Gunung Indonesia - Dari mulai hoax sampai terbukti banyak pemberitaan, terdengar harga rokok akan menjadi 50 ribu perbungkus. Usulan ini pun sudah terdengar oleh pemerintah, maka dari itu pemerintah akan mengkaji penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu harga rokok.

Menurut Fiskal Suahasil Nazara sebagai Kepala Badan Kebijakan, Cukai rokok belum kami diskusikan lagi, tapi kami kan biasanya setiap tahun ada penyesuaian tarif cukainya.
Seperti yang kita ketahui, harga rokok yang selama ini beredar di bawah 20 ribu yang menjadi dampak tingginya jumlah perokok dan bahkan orang-orang yang kurang berkecukupan hingga anak-anak di bawah umur pun sudah bisa merasakan rokok.

Harga rokok yang melonjak dua kali lipat itu pastinya akan berdampak bagi jumlah perokoknya. Pemerintah sendiri mengatakan bahwa cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Banyak alasan yang menjadi pertimbangan, yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan industri rokok.
 Sumber,Berita Indonesia
Share:

Collymore Anggap Penampilan Hazard di Musim Lalu 'Palsu'

Caping Gunung Indonesia - Penampilan gemilang Eden Hazard di pekan perdana Premier League 2016/17 saat Chelsea menghadapi West Ham mengundang pujian banyak orang, namun tidak untuk Stan Collymore.

​Collymore yang merupakan mantan pemain Liverpool, secara terbuka mengatakan bahwa penampilan Eden Hazard bersama Chelsea musim lalu adalah 'palsu' dan dinilai telah menipu para fans serta Premier League.

Collymore pun dengan tegas mengatakan bahwa pemain seperti Hazard tak layak untuk bermain di Real Madrid maupun Barcelona.

"Kinerja Hazard saat menghadapi West Ham menunjukkan bahwa dirinya bukanlah Hazard yang asli pada musim lalu," ujar Collymore seperti dilansir Daily Mirror.

"Saya sengaja mengatakan hal tersebut, karena dari pemain terbaik PFA dan menjadi juara Premier League, hingga dirinya menjadi pemain yang menjadi beban tim sampai tiga atau empat laga terakhir dia akhir musim. Hal itu dilakukannya untuk membuat dirinya siap untuk Euro 2016. Menurut saya, dirinya tak layak untuk bermain di Barcelona atau Real Madrid," lanjut Collymore.

"Untuk 90 persen di musim lalu, Hazard telah menipu dirinya sendiri, menipu para fans Chelsea, serta liga yang telah dihargai dengan sangat baik hingga kini, dia menunjukkan Hazard yang palsu, bukan Hazard yang kita cari selama ini," tutup Collymore.
Share:

5 Pemain yang Gagal Memenuhi Potensi Mereka Akibat Perilaku Buruk

Caping Gunung Indonesia - Gaya hidup yang gemar berfoya-foya dan rendahnya kedisiplinan menjadi faktor utama yang membuat seorang pemain mengalami stagnasi dalam karirnya. Seperti sembilan pemain yang kami rangkum di bawah ini.

1. Hatem Ben Arfa

Salah satu pemain dengan bakat terbaik di generasinya, Hatem Ben Arfa merupakan pemain kelas dunia dengan gabungan teknik serta visinya sebagai seorang gelandang serang. Namun sayangnya, masalah profesionalisme menjadi momok utama produk akademi Lyon ini.

Sukses bersama Olympique Lyon dan Marseille, Ben Arfa hijrah ke Premier League untuk bergabung dengan Newcastle United. Namun kombinasi dari kemalasan, rendahnya motivasi, dan sikap tidak profesional membuat karirnya tenggelam. Dia sempat dipinjamkan ke Hull City musim 2014/15, namun tetap tidak merubah sikapnya hingga membuat dirinya dibekukan dari skuat sekembalinya ke Newcastle United.

Dirinya baru mendapatkan kembali perfromanya kala bergabung bersama Nice selama musim 2015/16. Kini bergabung bersama Paris Saint-Germain di usianya yang ke-29 tahun, dirinya berharap untuk memenuhi potensinya yang selama ini tenggelam.

2. Ricardo Quaresma

Tidak dapat dimungkiri bahwa Quaresma adalah seorang pemain berbakat dan memiliki potenso untuk menjadi superstar selayaknya rekannya di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. Setelah sukses bersama Sporting Lisbon, Quaresma menuntaskan kepindahannya ke Barcelona pada usia 20 tahun. Usia yang sama kala Ronaldo hijrah ke Manchester United.

Namun segalanya berjalan berbeda semenjak saat itu. Perbedaan sikap antara keduanya membuat karir Quaresma stagnan. Sempat kembali hidup di Porto, dirinya kembali gagal bersinar di Inter MIlan dan Chelsea.

Kini di usia 32 tahun, Quaresma nampaknya telah sepenuhnya menyadari kesalahannya. Diapun mengatakan terang-terangan bhawa bakat tanpa sikap yang baik tak akan menciptakan karir yang stabil. Dan di usia ini pula Quaresma berhasil menjuarai Euro 2016 bersama Portugal.

3. Emmanuel Adebayor 

Adebayor sejatinya merupakan salah satu striker paling berbakat yang pernah ada di Premier League. Pada musim 2007/08, hanya Cristiano Ronaldo yang mampu mencetak gol lebih banyak daripada striker Timnas Togo tersebut.

Sempat tampil menjanjikan bersama Arsenal, kepindahannya ke Manchester City justru menjadi titik balik bagi karirnya. Sikap buruknya menjadi salah satu penyebabnya. Dimulai dari selebrasi gol yang ofensif bagi suporter lawan, berbagai komentar tidak pantas untuk mantan klub yang pernah dia bela, hingga kecenderungan untuk merasa lebih baik daripada rekan-rekannya membuat dirinya menjadi figur yang tidak disukai oleh suporter maupun rekan-rekannya.

Dirinya juga dianggap hanya mau tampil konsisten kala mengejar perpanjangan kontrak, namun enggan melakukannya jika apa yang dia inginkan telah dia dapatkan.

4. Antonio Casssano 

Striker berkualitas, namun memiliki emosi yang meledak-ledak, itulah penggambaran paling cocok untuk seorang Antonio Cassano. Striker sekaligus playmaker Italia.

Visi serta kecerdikannya membuatnya menjadi idola kala berseragam AS Roma, namun transfernya ke Real Madrid musim 2006/07 menjadi sebuah blunder. Jarang diturunkan di Madrid, Cassano kemudian dijual ke Sampdoria pada musim 2008/09.

Sejak saat itu dirinya terus berpindah-pindah klub, dan tidak pernah mampu menggapai gelar penting di level klub. Emosinya yang meletup-letup disinyalir menjadi penyebab dirinya sulit bekerja sama dengan pelatih maupun pihak manajemen klub.

5. Adriano 

Dikenal dunia kala membela Parma dan Inter Milan pada tahun 2000-an, Adriano memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi soerang striker papan atas dunia. Fisik yang besar, kecepatan, dan tendangan super keras, menjadi beberapa variabel yang membuatnya begitu ditakuti kala berseragam Inter Milan.

Namun sayangnya, segudang bakat tersebut tidak disertai oleh tingkah laku yang baik. Dirinya beberapa kali terindikasi terlibat kasus narkoba. Gaya hidup mewah serta tingkah laku tidak profesional Adriano membuat dirinya bermasalah dengan rekan-rekan setim serta pelatih. Selain itu, dirinya juga dituduh mengalami kenaikan berat badan signifikan kala membela AS Roma, yang membuatnya tidak fit untuk bermain,

Selepas membela AS Roma musim 2010/11, Adriano terus berpindah klub dan total hanya bermain sebanyak lima kali selama empat tahun terakhir di empat klub berbeda. Bahkan kini beredar isu bahwa dirinya terlibat aksi kriminal bersama geng lokal di Rio de Janeiro.
Sumber,Berita Indonesia




Share:

Hadiah 71 HUT RI


"Akhirnya, kita dengar Indonesia Raya di Olimpiade Rio 2016. Medali emas dari Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir. Selamat.! 


Caping Gunung Indonesia - Ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi-Liliyana berhasil mempersembahkan medali emas pertama buat Indonesia di ajang Olimpiade 2016. Tontowi-Liliyana mengungguli pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Ying, di Riocentro Pavillon 4, Rio de Janeiro.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampaikan selamat dan bangga kepada Tantowi dan Liliyana. Terlebih, torehan emas diraih saat Indonesia merayakan hari Kemerdekaan ke-71, kemarin.

"Akhirnya, kita dengar Indonesia Raya di Olimpiade Rio 2016. Medali emas dari Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir. Selamat.! 


Torehan emas yang diraih membuat Tantowi dan Liliyana mendapat sejumlah pundi-pundi berlimpah dari pemerintah. Pertama, pemerintah menjanjikan peraih emas Olimpiade mendapat bonus Rp 5 miliar. Kedua, peraih emas akan mendapat tunjangan Rp 20 juta per bulan seumur hidup.

"Medali emas mendapatkan tunjangan per bulan Rp 20 juta, perak Rp 15 juta, perunggu Rp 10 juta. Seumur hidup. Tentu ini adalah sejarah, jaminan, sekaligus memungkinkan bagi semua atlet," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi seperti dikutip dari Antara.

Sementara, seperti dilansir dari Fox Sports Australia, dalam hal besaran bonus yang didapat bagi para atlet Olimpiade menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia. Di peringkat pertama ialah Singapura dengan nilai 1 juta Dolar Singapura atau setara Rp 9,7 miliar. Kedua, Indonesia sebesar Rp 5 miliar.

Di peringkat ketiga ialah Azerbaijan dengan AUD 333.000 atau setara Rp 3,3 miliar. Keempat Kazakhstan dengan AUD 300.000 atau Rp 3 miliar. Kelima, Italia dengan AUD 242.000 atau Rp 2,4 miliar.

Share:

Tumpahnya Air Mata Eks Tapol PKI Saat Rayakan HUT RI


 Tumpahnya Air Mata Eks Tapol PKI Saat Rayakan HUT RI

Sugito merupakan salah satu dari 167 eks tapol PKI yang dilokalisasi ke pembuangan Rimba Amburawang sejak 1979 silam.

Caping Gunung Indonesia - Air mata Sugito Kasirin (78) tumpah. Suaranya sesenggukan seiring air mata mengalir di wajah keriput eks tahanan politik Partai Komunis Indonesia (PKI) Argosari Amburawang Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Ini momentum menyedihkan bagi saya sebagai pribadi," kata bekas tentara berpangkat pratu sembari membekap mukanya menahan sedih, Rabu, 17 Agustus 2016.

Sugito merupakan salah satu dari 167 eks tapol PKI yang dilokalisasi ke pembuangan Rimba Amburawang sejak 1979 silam. Kehidupannya hancur lebur. Sanak saudara dan bahkan putri kandungnya enggan mengakuinya.

Ironis, Sugito tidak tahu kesalahannya hingga dituding sebagai antek PKI. "Ketiga anak kandung saya tidak terurus. Mereka tidak berpendidikan hingga harus jadi buruh kasar. Bahkan, anak perempuan saya tidak mau mengakui keberadaan orangtuanya ini hingga kini," keluh dia.

Personel Batalyon 609 Balikpapan ini mempunyai tiga anak dari hasil perkawinan dengan istri pertamanya bernama Sriyadi, Suyono dan Warsini. Tuduhan bagian jaringan PKI memaksanya meninggalkan keluarga hingga dibuang ke Argosari.

"Tujuh tahun ditahan tanpa pengadilan hingga diasingkan di tempat ini yang dulu berupa hutan belantara," ujar Sugito.

Meski begitu, Sugito mengaku mencintai Indonesia dengan merayakan hari kemerdekaan setiap tahunnya. Penggemar seni budaya Jawa ini rutin menggelar pentas seni ludruk, ketoprak, tari jarang kepang dan wayang orang di Balai Desa Argosari.

"Pemerannya kami-kami ini, menghibur warga Argosari dengan seni budaya Jawa. Dananya berasal dari patungan masyarakat. Saya juga mengibarkan bendera merah putih bulan Agustus," tutur dia.

Tak Kibarkan Bendera

Rekannya, Aloysius Paelan (75) bernasib sama. Peristiwa hampir 50 tahun silam itu tetap lekat di benaknya. Apalagi, mereka berdua sudah dianggap meninggal oleh putra masing-masing.

Kedua mata pria lanjut bertubuh kekar langsung bercucuran air mata. Bertahun-tahun Paelan berusaha melupakan perilaku kasar kedua anaknya.

"Putra pertama akhirnya baru-baru ini mau mengakui keberadaan saya di sini. Sedangkan, anak kedua belum mau ke sini meskipun tahu bapaknya masih hidup di sini," kata Paelan.

Kondisi ini membuat Paelan enggan mengibarkan bendera merah putih selama hari kemerdekaan Indonesia. Menurut dia, negara tidak adil dalam memperlakukan eks tapol PKI yang memiliki keterbatasan hingga kini.

"Keluarga hancur, tidak bisa kerja sebagai pegawai pemerintah dan akses seluruhnya ditutup. Saya belum merdeka hingga kini, negara menindas warganya. Saya bahkan tidak tahu kesalahannya sehingga dituduh sebagai orang PKI," tutur Paelan.

Paelan mengakui unsur kelurahan, kecamatan hingga koramil sudah berulang kali memintanya agar mengibarkan bendera merah putih. Dia tidak menggubris permintaan tersebut.

"Silakan saja kalau mau membunuh saya, sudah tua juga," tutur pria tua yang kehilangan seluruh gigi depannya akibat penyiksaan tentara.

Saat ini, Paelan menyibukkan diri dalam berbagai kegiatan keagamaan Gereja Katolik Santo Yosef di Argosari Amburawang. Bertepatan detik-detik proklamasi Indonesia dimanfaatkan dengan beribadah sembari menyanyikan berbagai lagu perjuangan Indonesia.

Sumber, Berita Indonesia

Share:

Remisi Buat Gayus dan Nazaruddin Di HUT RI Ke 71


Remisi Buat Gayus dan Nazaruddin Di HUT RI Ke 71
Sebelumnya pada saat Hari Raya Idul Fitri lalu, Nazaruddin, narapidana kasus korupsi Wisma Atlet juga mendapat remisi 1 bulan 15 hari
Caping Gunung Indonesia - Sebanyak 55 narapidana Tindak Pidana Korupsi yang ada di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan di Jawa Barat mendapatkan remisi pada HUT RI ke 71 ini. Narapidana yang mendapat remisi itu di antaranya Nazaruddin dan Gayus Tambunan.


Hal itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar Susy Susilawati di Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin Bandung, Rabu (17/8/2016).


"Yang populer dikenal masyarakat ada Nazzarudin, dia mendapat remisi 5 bulan. Gayus juga dapat remisi 6 bulan," jelas Susy.


Sebelumnya pada saat Hari Raya Idul Fitri lalu, Nazaruddin, narapidana kasus korupsi Wisma Atlet juga mendapat remisi 1 bulan 15 hari. Sedangkan Gayus Tambunan mendapatkan remisi 2 bulan.


"Ya nanti remisinya digabung-gabung. Tidak masalah," pungkas Susy. 


Share:

Definition List

Unordered List

Support