Ing Ngarsa Sung Pawarta Ing Madya Mangun Karya Tut Wuri Jaya-jaya Wijayanti

our facebook page

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kepala Sekolah Bertindak, MOS Berlebihan

Buatlah sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, bukan yang mengerikan. Misalnya, tidak boleh ada perkenalan menggunakan kalung dengan terong, atau semacamnya, yang sama sekali tidak memberikan nilai positif terhadap sekolah tersebut, bahkan dapat mencoreng nama baik pendidikan.

Kepala Sekolah Bertindak, MOS Berlebihan

Caping Gunung Indonesia - Setiap sekolah yang menggelar masa orientasi sekolah (MOS) agar lebih berhati-hati dalam bertindak. Sebab, Wakil Bupati Rejang Lebong (RL) H Iqbal Bastari menegaskan saat Masa Orentasi Sekolah (MOS) tidak boleh mengadakan kegiatan yang di luar batas. Ia meminta MOS harus bersifat positif dan mendidik.

“Ini sudah peraturan dari Pusat, tidak ada MOS yang berlebihan dalam mengenalkan sekolah kepada para siswa baru. Jadi jika ada sekolah yang kedapatan seperti itu, makan Kepala Sekolah (Kepsek) nya yang kan kita tindak tegas,” ujarnya seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress.

Dikatakan Iqbal, Sekolah boleh mengadakan MOS dengan pola yang berbeda. Tidak ada perpeloncoan didalamnya.

“Buatlah sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, bukan yang mengerikan. Misalnya, tidak boleh ada perkenalan menggunakan kalung dengan terong, atau semacamnya, yang sama sekali tidak memberikan nilai positif terhadap sekolah tersebut, bahkan dapat mencoreng nama baik pendidikan,” tambah Wabup.

Lanjutnya, masing-masing Kepala Sekolah mesti bertanggung jawab penuh dalam mencari cara pada pelaksanaan MOS yang lebih bersifat positif dan mendidik.#Lilis_cgo

Share:

Usai Santoso Tewas Tugas Mendesak

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan tugas mendesak yang harus dilakukan itu menyisir seluruh Poso agar tak ada lagi kelompok Santoso karena kelompok ini sangat berbahaya.

Usai Santoso Tewas Tugas Mendesak

Caping Gunung Indonesia - Setelah gembong teroris Poso Sulawesi Tengah Santoso alias Abu Wardah tewas di tangan Satgas Operasi Tinombala, tugas pemberantasan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) belum tuntas. Diketahui masih ada sekitar 19 orang lagi anggota MIT pimpinan Santoso yang masih berkeliaran.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan tugas mendesak yang harus dilakukan itu menyisir seluruh Poso agar tak ada lagi kelompok Santoso karena kelompok ini sangat berbahaya.

"Tapi yang urgent adalah melindungi masyarakat sekitar," kata Ansyaad Mbai dalam perbincangan dengan Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Rabu 20 Juli 2016.

Bertolak pada pengalaman sebelumnya, warga di sekitar persembunyian para teroris kerap jadi korban tatkala ada anggota dan pimpinan kelompok radikal itu tertangkap. Misalnya tak lama setelah Daeng Koro dan Slamet Santoso yang juga pentolan kelompok Santoso dibekuk, kelompok itu langsung memenggal kepala petani di daerah sekitar penangkapan.

"Karena dianggap masyarakat membocorkan keberadaan mereka di sana," kata Ansyaad.

Dia mengatakan figur yang sangat berbahaya antara lain Ali Karora yang berpotensi menggantikan Santoso. Namun dia mengatakan 18 orang lainnya patut diwaspadai, baik laki-laki maupun anggota perempuan sama berbahaya. Ansyaad menegaskan, satu orang saja yang bisa menggunakan senjata dan bisa meledakkan bom tak bisa dianggap sepele.

"Satgas harus segera melindungi dan mengamankan petani yang ada di sekitar lokasi kejadian," kata dia.#Lilis_cgo

Share:

Oscar : Sulit bekerja di depan

Caping Gunung Indonesia - Oscar menikmati kembali ke latihan dengan Blues setelah istirahat musim panas dan sekarang sepenuhnya fokus pada pembangunan kedua kebugaran dan membentuk menjelang dimulainya kampanye baru.
 


Brasil adalah bagian dari kelompok yang kembali ke Cobham pada hari Senin dan, karena ia datang ke akhir minggu pertama kembali, ia menjelaskan mengapa ia senang bisa bermain sepak bola lagi.
 
'Musim panas saya benar-benar bagus, saya tinggal di Brasil dengan keluarga saya dan kami melakukan banyak perjalanan di dalam negeri sehingga sangat menyenangkan,' Oscar mengatakan situs resmi Chelsea.
 
"Saya banyak menonton sepakbola selama waktu saya off. Aku melihat Copa America, Euro dan beberapa pertandingan Brasil. Saya terkesan dengan Antonio Conte Italia di Euro, mereka bermain sangat baik dan beruntung kalah adu penalti untuk tim Jerman yang baik.
 
"Aku rindu bermain dan saya senang bisa kembali. Kita semua pelatihan benar-benar keras dan melihat ke depan untuk pertandingan pra-musim.
 
'Pelatihan ini sangat sulit karena itu istirahat panjang untuk saya. Tapi itulah yang pra-musim adalah semua tentang, mendapatkan fit untuk pertandingan. "
 
Conte mengambil alih di Cobham untuk pertama kalinya pada hari Rabu pagi, dan sesi pertama adalah salah satu yang Oscar menikmati menjadi bagian dari.
 
"Aku benar-benar menyukainya dan saya pikir tim benar-benar akan meningkatkan banyak musim ini," katanya.
 
"Dia sangat jelas tentang apa yang ia inginkan dari kami. Dia berbicara kepada semua orang dan itu sangat taktis dengan beberapa gerakan yang baik dari para pemain. "

Share:

Musim Depan, Cuadrado Tetap Bertahan di Chelsea

Caping Gunung Indonesia - Manajer Chelsea, Antonio Conte, menyatakan bahwa ia senang timnya diperkuat Juan Cuadrado dan ia tak akan melegonya ke klub manapun musim panas ini.

Cuadrado dibeli oleh Chelsea pada Februari 2015 lalu. Sayangnya ia gagal menunjukkan kehebatannya di Premier League. Ia pun kemudian dipinjamkan selama semusim ke Juventus pada musim 2015-16 kemarin.

Di klub yang bermarkas di Turin tersebut, pemain asal Kolombia itu berhasil menunjukkan kemampuan aslinya. Ia juga sukses membantu klub itu meraih trofi Serie A untuk kelima kalinya secara beruntun.

Masa peminjamannya pun selesai di akhir musim ini. Namun ia justru dirumorkan ingin tetap bertahan di Serie A dan tak kembali ke Inggris. Namun Conte ternyata tak merestui niatan winger 28 tahun tersebut.

"Saya senang memiliki pemain seperti dirinya. Ia adalah pemain yang saya inginkan di Juventus dan sekarang ia harus kembali dan mulai berlatih bersama kami. Ya, ia adalah pemain Chelsea dan ia akan tetap bersama kami. Jika ada suatu perubahan Anda akan tahu," terangnya.
Sumber,Berita Indonesia
Share:

Pokemon Go Jangan Diblokir!

UU ITE bahkan tidak mengatur sama sekali tentang wewenang pemblokiran. Karena itu lahirnya Permen 19 tahun 2014 menjadi payung hukum. Namun Pratama menambahkan, pemerintah tidak bisa begitu saja memblokir aplikasi-aplikasi tanpa melihat secara teknis.
Pokemon Go Jangan Diblokir!

Caping Gunung Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dikabarkan akan memblokir game Pokemon Go yang kini menjadi perbincangan hangat dunia. Namun, wacana ini mendapat penolakan dari banyak pihak. 

Chairman Communication and Information System Security Research Center Pratama Persadha mengatakan, sebenarnya tidak ada hal yang membuat Pokemon Go harus diblokir. 

Sebab, tidak melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Menteri nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. 

Menurut dia, Permen 19 hanya mengatur tentang situs bermasalah dengan konten radikalisme, pornografi serta suku agama ras dan antargolongan. "Jadi perlu dilihat juga mana yang dilanggar Pokemon Go di sini,” kata Pratama, Jumat (15/7).

Ia menambahkan, UU ITE bahkan tidak mengatur sama sekali tentang wewenang pemblokiran. Karena itu lahirnya Permen 19 tahun 2014 menjadi payung hukum. Namun Pratama menambahkan, pemerintah tidak bisa begitu saja memblokir aplikasi-aplikasi tanpa melihat secara teknis.

“Memang sempat muncul kekhawatiran karena adanya celah keamanan di Pokemon Go versi iOS, namun itu sudah ditutup oleh pengembangnya," katanya. Hal ini, kata dia, juga tidak bisa menjadi alasan bagi pemerintah untuk memblokir Pokemon Go di tanah air

Pokemon Go sebenarnya baru dirilis secara resmi di tiga negara, Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru. 

Di luar negara tersebut ternyata Pokemon Go sudah banyak dipakai, terutama lewat android dengan menginstal APK (Android Package Kit) di luar Google Play Store. APK adalah file yang digunakan untuk mengintal aplikasi maupun game di Android.#Lilis_cgo

Share:

Toyota Mulai Pertimbagkan Pemakaian Mesin Diesel

Kata-kata yang dikeluarkan oleh Toyota terkait mesin-mesin diesel mereka baru saja dikeluarkan. Toyota berkata, mereka sedang berpikir untuk mulai berhenti memakai mesin diesel di mobil-mobil baru mereka secara perlahan, meski tidak bilang kapan pemikiran ini akan langsung direalisasikan, tapi ada tanda-tanda yang jelas. 
Toyota Mulai Pertimbagkan Pemakaian Mesin Diesel

Caping Gunung Indonesia - Selama mobil masih pakai bahan bakar fosil, yang namanya gas buang beracun dari knalpot pasti ada terus. Maka dari itu kita punya aturan emisi yang dari tahun ke tahun selalu diperketat, sampai pada suatu hari nanti emisi kendaraan bermotor harus nol. Diikuti dengan kasus dieselgate Volkswagen, lembaga berwenang kini mulai waspada terhadap mesin diesel dari segala pabrikan, apalagi mesin diesel gas buangnya tidak kalah bahaya daripada mesin bensin.

Kata-kata yang dikeluarkan oleh Toyota terkait mesin-mesin diesel mereka baru saja dikeluarkan. Toyota berkata, mereka sedang berpikir untuk mulai berhenti memakai mesin diesel di mobil-mobil baru mereka secara perlahan, meski tidak bilang kapan pemikiran ini akan langsung direalisasikan, tapi ada tanda-tanda yang jelas. Tuh, lihat saja Toyota C-HR baru, tidak ada tawaran mesin diesel kan? Yang ada malah mesin hybrid, bensin non-turbo dan bensin turbo.

Di mana Toyota masih menjual mesin diesel? Di Amerika, mereka tidak begitu menjagokan diesel, malah bisa dibilang tidak ada. Di Asia Tenggara, khususnya di negara kita, mesin diesel Toyota masih menjadi salah satu pilihan dan mudah ditemui, entah itu di Kijang Innova, Fortuner atau mungkin Hiace, sekalian saja sebut Toyota Dyna biar komplit. Di Eropa, Toyota juga masih menjual diesel, tapi tidak menjadi favorit bagi penduduk sana.

Ambil contoh Toyota Yaris diesel, di mana ia hanya mengisi 10% dari total penjualan Yaris di Eropa. Model lain semisal Toyota RAV4 pun agak susah menjual varian mesin diesel, padahal RAV4 diesel adalah jagoan Toyota di samping versi hybrid dan bensin. Kalau Toyota Land Cruiser sih, jangan ditanya, Lan Cru spek Eropa hanya punya mesin diesel, makanya menurut wakil presiden eksekutif Toyota Eropa, Karl Schlicht, hilangnya diesel tidak akan jadi masalah besar di sana.

Ada yang lebih susah daripada soal penggantian teknologi yang bisa menggantikan mesin diesel saat sudah berhenti, yakni mengubah persepsi konsumen. Meski Toyota sanggup membuat sistem hybrid, PHEV atau mobil berbahan bakar alternatif yang bagus, mengarahkan minat konsumen ke sana adalah hal yang susah, namun harus dilakukan.#Lilis_cgo

Share:

Berujung Damai - Kasus Penganiayaan Guru SMP


Kasus ini bermula 3 Februari 2016. Seorang siswa kelas 9 SMP Raden Rahmad Balongbendo, bernama Syafira Sanjani tidak mengikuti salat dhuha berjamaah yang dilakukan pihak sekolah. Siswa tersebut didatangi M.Samhudi, guru matematika.

CapingGunungIndonesia – Sidoarjo - Raden Rachmad ,Seorang guru SMP di Kecamatan Balongbendo Sidoarjo diduga menganiaya seorang siswa hingga kasusnya masuk sampai ke Pengadilan Negeri.


Kesepakatan damai itu berlangsung di rumah Ketua PGRI Sidoarjo, Suprapto di Desa Temu RT 7/RW 3 Kecamatan Prambon, Sabtu (2/7/2016) malam.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menyudahi persoalan dugaan penganiayaan tersebut. Serka Yuni Kurniawan selaku orang tua Syafira Sanjani, yang juga merupakan anggota TNI sepakat mencabut laporannya ke Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin mengku bersyukur kasus tersebut sudah ada solusi baik dan tidak berlarut-larut ini dilakukan melalui duduk bersama, ada solusi atau penyeleseian secara baik dan tidak berlarut-larut.

"Alhamdulillah, semua memahami dan ada titik temu dalam kasus ini terseleseikan secara baik dan sama-sama baik," kata wabup usai pertemuan.

Sementara Ketua PGRI Sidoarjo Suprapto membenarkan kasus ini bisa terselesaikan dengan baik dan tidak menjadi konsumsi publik dan menjadi polemik di dunia pendidikan. "Saya bersyukur kasus ini tidak berlanjut," tambahnya.

Sedangkan Serka Yuni Kurniawan orang tua Syafira Sanjani saat dihubungi detikcom menjelaskan permasalahan yang menimpa anaknya sudah diselesaikan dengan damai. Dan dirinya akan menyerahkan hasil kesepakatan ke Pengadilan Negeri Sidoarjo, saat sidang 14 Juli 2016 mendatang.

"Saya siap mencabut laporan dugaan penganiayaan itu. Besok saat sidang berikutnya, saya akan menyerahkan surat hasil kesepakatan ke pengadilan. Dan saya sangat senang anak saya bisa melanjutkan sekolah kembali," jelasnya.

Dalam pertemuan itu, turut hadir Wabup Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin, Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol (Inf) Andre Julian, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo H Usman dan Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Mashuri, Kapolsek Balongbendo AKP Satuji, Kapten Arm Yasan dari Danramil Prambon, Kapt Inf Sanusi dari Danramil Balongbendo, Pasi Inteldim Sidoarjo Kapten Cpl. M. Khoiri, Serka Yuni Kurniawan, orang tua Syafira sanjani.

Kasus ini bermula 3 Februari 2016. Seorang siswa kelas 9 SMP Raden Rahmad Balongbendo, bernama Syafira Sanjani tidak mengikuti salat dhuha berjamaah yang dilakukan pihak sekolah. Siswa tersebut didatangi M.Samhudi, guru matematika.

Pada 6 Februari, orang tua siswa melapor ke Polsek Balongbendo dan selanjutnya 8 Februari, M Samhudi dijadikan tersangka diduga menganiaya siswanya sendiri. Setelah itu 30 Februari oleh Polsek Balongbendo perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo.#Yunia_cgo

Sumber, BeritaIndonesia
Share:

Definition List

Unordered List

Support