Ing Ngarsa Sung Pawarta Ing Madya Mangun Karya Tut Wuri Jaya-jaya Wijayanti

our facebook page

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Cara Keji Dokter Aborsi Nyaris Musnahkan Seribu Bakal Bayi



Caping Gunung Indonesia - Polisi berhasil mengungkap klinik aborsi ilegal di Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Setidaknya 903 janin sudah diaborsi di klinik ilegal ini. Cara keji pun dilakukan untuk memusnahkan janin hasil aborsi.

Pengungkapan klinik aborsi ilegal ini mulanya berbekal informasi masyarakat dan promosi via website. Klinik ini baru beroperasi selama 21 bulan. Fantastisnya, pasien klinik tersebut sudah mencapai 1.632 dengan jumlah bakal bayi yang sudah diaborsi di klinik ini mencapai 903 janin.

Ada tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus sindikat klinik aborsi ilegal ini. Tiga orang tersebut yakni MM sebagai dokter, RM sebagai bidan, dan SI sebagai tenaga kesehatan.

Untuk menutupi jejak aborsi ilegal itu, cara keji pun dilakukan para tersangka. Para tersangka yang merupakan dokter hingga bidan, dengan teganya menghancurkan bakal bayi hasil aborsi dengan cairan kimia.

Cairan kimia itu dituangkan ke dalam septic tank. Setiap janin hasil aborsi akan dimasukkan ke dalam septic tank yang sudah bercampur cairan kimia dengan tujuan untuk menghilangkan jejak praktek aborsi yang dilakukan tersangka.

"Kita lakukan pemeriksaan bahwa para janin itu dibuang di septic tank. Caranya dengan menaruh bahan kimia untuk menghancurkan janin-janin itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/2).

Dengan cairan kimia itu, janin berusia 1-3 bulan pun dengan mudah dihancurkan. Namun, untuk janin di atas usia 4 bulan, cairan kimia itu tak secara tuntas menghancurkannya."Yang paling mudah itu janin satu atau dua bulan tidak terlalu kentara, janin yang agak susah itu karena harganya lebih mahal ya, contoh di 4 bulan ke atas," ucap Yusri.

Polisi pun telah mengambil sampel janin yang dibuang ke dalam septic tank. Sampel itu akan diuji terlebih dulu untuk memastikan janin-janin yang diaborsi itu lah yang terendam dalam septic tank.

"Siang tadi kita melakukan olah TKP kita bongkar septic tank yang ada untuk mengambil barang bukti yang lain, seperti janin-janin yang ada di sana. Ini tim lagi bekerja di TKP, rencana kita lakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa memang janin-janin itu ada di septic tank


Kini, polisi terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap Dokter berinisial S yang diketahui sebagai pengganti aborsi dokter A alias MM.

"Dokter A ini kan sedikit sudah terganggu kesehatannya sehingga tidak melakukan aborsi, tapi sebelumnya sekitar 21 bulan itu dia sendiri yang melakukan. Untuk menggantikan dia ini dia merekrut satu mitra lagi namanya dokter S. Dokter S ini yang kita sedang lakukan pengejaran. Dokter S inilah yang telah melakukan tindakan aborsi di sana setelah dapat pasien dari bidan yang ada," kata Yusri.  #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Share:

Ashraf Sinclair Meninggal Dunia karena Serangan Jantung


 
Caping Gunung Indonesia - Duka menghampiri Bunga Citra Lestari. Penyanyi sekaligus bintang film ini ditinggal selamanya oleh sang suami, Ashraf Sinclair.Ashraf telah meninggal dunia. Pria asal Negeri Jiran ini tutup usia karena serangan jantung.

"Benar (meninggal dunia), serangan jantung," ujar Dody, manajer Bunga Citra Lestari saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).

Semasa hidupnya, Ashraf juga dikenal lewat penampilannya di berbagai judul sinetron Tanah Air. Ia menikah dengan Bunga Citra Lestari 8 November 2008.

Dari pernikahan tersebut, Ashraf dan Bunga Citra Lestari dikaruniai satu orang anak yang diberi nama Noah. #nurul_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Share:

Hujan Deras, Rumah Salah Satu Warga Di Trenggalek Terkena Longsor

Hujan Deras, Rumah Salah Satu Warga Di Trenggalek Terkena Longsor

 "Kondisi rumah warga di Trenggalek terutama di kawasan pegunungan memang banyak yang berada di dekat tebing, sehingga rentan terdampak longsor," ujarnya.
Caping Gunung Indonesia - Hujan deras yang terjadi selama lebih dari 2 jam memicu bencana longsor di Trenggalek. Tiga rumah dilaporkan jebol akibat terjangan material longsor.Kasubbag Dokpim Setda Trenggalek Beny Wijaya, mengatakan longsor terjadi di tiga titik di Kecamatan Bendungan. Yakni, rumah milik Suwito di Dusun Kacangan, Desa Sumurup, rumah milik Sidik di Dusun Pule, Desa Sumurup dan rumah Nyamin di Desa Dompyong.
"Kondisinya rata-rata temboknya mengalami jebol. Namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," kata Benny Wijaya saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).
Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu (16/2/2020) sore, saat itu wilayah Kecamatan Bendungan sempat terjadi hujan deras selama lebih dari dua jam. Tingginya intensitas hujan mengakibatkan tebing yang ada di samping rumah para korban menjadi labil dan ambrol.

"Kondisi rumah warga di Trenggalek terutama di kawasan pegunungan memang banyak yang berada di dekat tebing, sehingga rentan terdampak longsor," ujarnya.
Pagi ini masyarakat sekitar . Tbersama TRC BPBD Trenggalek dan beberapa unsur lain bergotong-royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah korban.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang berada di pegunungan dan rumahnya berdekatan dengan tebing untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, sebab curah hujan di Trenggalek mulai tinggi.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia 
Share:

Soleman Sudah 15 Hari Menghilang Tak Pulang ke Rumah


Caping Gunung Indonesia - Keluarga terus mencari keberadaan Soleman (18) siswa SMK Paskita Global yang dikabarkan menghilang. Pihak keluarga menyebut Soleman menghilang sejak 15 hari yang lalu.

Minah selaku kakak dari Soleman mengatakan adiknya terakhir dilihat pada Senin (3/2) pagi. Dia melihat Soleman hendak pergi ke sekolah memakai seragam dan membawa tas, seperti layaknya dia sekolah.

"Dia pergi dari rumah waktu hari Senin tanggal 3 kemarin, pergi dari rumah pakai seragam sekolah. Dari rumah berangkat sekolah pakai seragam, pas di telepon ke gurunya ternyata dia nggak masuk," kata Minah saat dihubungi, Senin (17/2/2020).

Pihak keluarga Soleman sudah melapor ke kepolisian mengenai hilangnya Soleman, laporan itu juga sudah diterima oleh Polresta Depok. Selain ke kepolisian pihak keluarga juga menyebarkan foto Soleman di media sosial Facebook.

"Kami lapor polisi saja, dan nyebar foto Soleman ke medsos lewat Facebook, tapi belum ada yang respons belum ada yang lihat Soleman," katanya.

Minah menyebut tidak ada yang mencurigakan saat Soleman pamit pergi sekolah. Namun, menurut Minah, biasanya adiknya itu pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tapi saat hari itu, Soleman tidak membawa sepeda motornya, oleh karena itu dia menelepon ke sekolah menanyakan kabar adiknya, dan ternyata adiknya tidak ada di sekolah.

"Saya yang tanya biasanya sekolah bawa motor, kalau itu nggak hari Senin tanggal 3 itu nggak bawa motor, motor ditinggal di rumah," ucapnya.

Minah juga mengatakan segala upaya untuk menghubungi Soleman juga sudah dilakukan. Dia sudah menelepon nomor handphone yang dibawa Soleman tapi nihil."Sampai sekarang nggak bisa dikontak." tutur dia.

Minah berharap adiknya segera ditemukan oleh kepolisian ataupun warga sekitar yang melihat Soleman. Dia menyebut ciri-ciri Soleman adalah kulit putih, tinggi badan 175 cm, dan ada tahi lalat di bagian pipi kiri.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia
Share:

Tanah Longsor, Jalur Geopark Masih Berbahaya Dilintasi

Tanah Longsor, Jalur Geopark Masih Berbahaya Dilintasi

Caping Gunung Indonesia - Petugas gabungan Polri, TNI dan BPBD berjibaku menyingkirkan tanah longsor di ruas jalan Provinsi Jawa Barat atau tepatnya di tanjakan Cipeucang, kawasan Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, Sukabumi. Akses tersebut masih berbahaya untuk dilintasi mobil dan sepeda motor karena jalanan licin akibat lumpur yang menggenang.

"Longsor sudah kita tanggulangi untuk titik penghubung tanjakan jalan Cipeucang. Ada tiga alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) provinsi yang saat ini berada di lokasi," kata Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman, Senin (17/2/2020).

Menurut Aah, polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi longsor. Meski akses sudah dibuka, jalur tersebut masih belum aman untuk dilintasi. "Masih berbahaya untuk dilintasi, licin karena sisa lumpur belum semuanya dibersihkan," kata Aah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Pemkab Sukabumi Herdi Bima Somantri menyebut ada beberapa titik kejadian longsor yang terjadi pada Minggu (16/2) kemarin.

"Informasi dari BPBD bencana tanah longsor terjadi di Cipeucang desa Tamanjaya, Cibuti Desa Girimukti, Batu Cakup Desa Ciemas dan Pasir Muncang desa Girimukti. Sejak malam tadi kendaraan berat sudah tiba di lokasi dan hari ini penanganan," kata Herdi.  #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia
Share:

Demam Berdarah Serang 76 Warga Trenggalek, 2 Meninggal



Caping Gunung Indonesia - Selama 1,5 bulan, 76 warga Trenggalek terserang demam berdarah (DB). Dua di antaranya meninggal dunia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek Saeroni, mengatakan selama periode Januari hingga pertengahan Februari ini jumlah penderita DB mencapai 76 kasus, yang tersebar hampir di seluruh kecamatan.

"Untuk yang meninggal ada dua orang, semua masih anak-anak, satu dari Kecamatan Tugu dan satu lagi dari Kecamatan Trenggalek," kata Saeroni, Jumat (14/2/2020).Serangan demam berdarah pada awal tahun ini paling banyak terjadi di Kecamatan Trenggalek, Tugu, Pogalan dan Gandusari. Wilayah serangan DB rata-rata berada di daerah datar.

"Dari 22 puskemas hanya ada tiga yang nol demam berdarah, yaitu Pangul, Bodag dan Pandean," jelasnya.Sementara itu dari catatan Dinkesdalduk KB Trenggalek wilayah yang masuk kategori endemis demam berdarah di Trenggalek berada di tiga kecamatan. Yakni Trenggalek, Pogalan dan Durenan. Disebut endemis karena setiap tahun selalu ada kasus DB.

Dokter Saeroni menjelaskan tingginya angka demam berdarah di pengaruhi oleh pola hidup bersih dan kesehatan lingkungan. Hal itu juga erat kaitannya dengan kepadatan jumlah penduduk.

Terkait ancaman demam berdarah tersebut, pihaknya telah mengambil berbagai langkah. Mulai dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), sosialisasi tentang kebersihan lingkungan serta melakukan pengasapan di beberapa daerah yang terserang DB.

"Yang perlu ditingkatkan adalah PSN, perlu diingat nyamuk Aides Aegypty ini bertelur di air jernih yang tidak menyentuh tanah, seperti di kaleng, ban bekas, pelepah pisang, maupun bak mandi. Jangan salah PSN bukan kerja bakti bersih-bersih rumput," jelasnya. #nurul_cgo


Sumber, Berita Indonesia 
Share:

Pesawat Garuda Indonesia Di Semprot Cairan Khusus Untuk Cegah Corona

Pesawat Garuda Indonesia Di Semprot Cairan Khusus Untuk Cegah Corona

 "Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona di sejumlah negara. Komitmen ini kami lakukan untuk memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus khususnya pada lini layanan transportasi udara,"
Caping Gunung Indonesia - Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengantisipasi sebaran virus Corona dengan disinseksi yakni penyemprotan cairan khusus ke armada. Disinseksi armada dilakukan khususnya pada armada yang sebelumnya melayani penerbangan dari dan menuju Tiongkok.

"Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona di sejumlah negara. Komitmen ini kami lakukan untuk memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus khususnya pada lini layanan transportasi udara," kata Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Tumpal M Hutapea dalam keterangan tertulis, Jumat (14/2/2020).
"Hal tersebut merupakan proses standar safety dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit," tambahnya.
Adapun disinseksi armada tersebut dilakukan dengan penyemprotan cairan disinfectant di kabin pesawat sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek safety yang berlaku. Proses disinseksi tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat. Proses disinseksi tersebut juga dilakukan di area kargo pesawat.

Awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute Tiongkok juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat.
Adapun terkait dengan pesawat GA 858 Rute Denpasar - Shanghai yang dioperasikan pada 28 Januari 2020 lalu, Garuda Indonesia juga telah melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa disinseksi kabin pesawat. Serta, mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA) yang merupakan fitur kelengkapan baku armada yang berfungsi untuk mematikan virus dan bakteri di kabin pesawat. Adapun seluruh pesawat Garuda Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan fitur HEPA tersebut.
Upaya antisipasi juga dilakukan oleh pihak otoritas bandara melalui melalui profiling dan pengecekan seluruh penumpang yang akan melaksanakan penerbangan di bandara.
"Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute Tiongkok telah melalui prosedur profiling dan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh otoritas terkait di bandara," katanya.#nur_cgo

Sumber, Berita Indonesia
Share:

Definition List

Unordered List

Support